Hits: Terawan Pilih Obat Tamiflu, Semprot Disinfektan Dinilai Mubazir

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 03 April 2020 | 21:14 WIB
Hits: Terawan Pilih Obat Tamiflu, Semprot Disinfektan Dinilai Mubazir
Menkes Terawan gunakan tamiflu untuk obati pasien virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akhirnya memilih menggunakan obat Tamiflu untuk pasien virus corona Covid-19 di Indonesia. Keputusan yang diambil berdasarkan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) tersebut sontak mendapat sorotan publik.

Selain soal obat Tamiflu, topik tentang penyemprotan di tempat-tempat umum hingga pemukiman juga menjadi sorotan. Apalagi ahli epidemiologi Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif mengatakan bahwa menyemprotkan cairan disinfektan merupakan tindakan yang mubazir. Apa alasannya?

Simak selengkapnya di lima berita terpopuler dari kanal kesehatan sepanjang Jumat (3/4/2020), yang dihimpun Suara.com.

1. Menkes Pakai Obat Tamiflu, Apa Bedanya dengan Avigan yang Dibeli Jokowi?

Menkes Terawan gunakan tamiflu untuk obati pasien virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Menkes Terawan gunakan tamiflu untuk obati pasien virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Menkes Pakai Obat Tamiflu, Apa Bedanya dengan Avigan yang Dibeli Jokowi?

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) merekomendasikan obat Tamiflu sebagai obat yang digunakan untuk pasien virus corona Covid-19 di Indonesia. Hal ini disampaikan Menkes Terawan, dalam rapat dengar pendapat dengan anggota Komisi IX DPR RI.

Baca selengkapnya

2. Baru Sembuh, Menkes Inggris Janjikan 100.000 Tes Covid-19 Setiap Hari

Ilustrasi tes virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi tes virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Baru Sembuh, Menkes Inggris Janjikan 100.000 Tes Covid-19 Setiap Hari

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, diketahui sudah sembuh dan pulih dari infeksi virus Corona Covid-19 yang menyerangnya.

Baca selengkapnya

3. WHO Tegaskan Sinar Matahari Tidak Bisa Bunuh Virus Corona, Ini Kata Dokter!

Ilustrasi perempuan berjemur di bawah sinar matahari. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan berjemur di bawah sinar matahari. (Shutterstock)

Semua orang berusaha melakukan segala cara untuk mencegah penularan virus corona Covid-19, salah satunya berjemur pagi hari. Banyak orang percaya bahwa berjemur pagi hari bisa membunuh virus corona Covid-19.

Selain itu, berjemur pagi hari juga diklaim bisa membantu mencegah tubuh terinfeksi virus corona karena vitamin D yang diperoleh dari paparan sinar matahari.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kreatif! Perawat Ini Ajak Cegah Corona Covid-19 Lewat Video Pendek

Kreatif! Perawat Ini Ajak Cegah Corona Covid-19 Lewat Video Pendek

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2020 | 19:30 WIB

Dipakai di Indonesia, Tamiflu Sudah Lama Digunakan AS untuk Wabah Influenza

Dipakai di Indonesia, Tamiflu Sudah Lama Digunakan AS untuk Wabah Influenza

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 11:56 WIB

Ini Alasan PDPI Rekomendasikan Tamiflu Sebagai Obat Covid-19 di Indonesia

Ini Alasan PDPI Rekomendasikan Tamiflu Sebagai Obat Covid-19 di Indonesia

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 09:58 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB