Kenali Obat Kutu Ivermectin yang Diklaim Dapat Membunuh Corona dalam 2 Hari

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 07 April 2020 | 10:45 WIB
Kenali Obat Kutu Ivermectin yang Diklaim Dapat Membunuh Corona dalam 2 Hari
Ilustrasi kutu [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi mengklaim obat kutu kepala Ivermectin dapat membunuh virus corona baru setelah peneliti melakukan uji coba laboratorium selama 48 jam atau dua hari.

Namun, penelitian masih berada dalam tahap awal dan belum diujicobakan pada manusia dengan penyakit Covid-19. Sehingga masih begitu banyak pertanyaan mengenai efektivitas obat ini terhadap SARS-CoV-2.

Lalu, apa itu obat Ivermectin?

Dilansir The Conversation, Ivermectin merupakan agen antiparasit yang telah digunakan sejak 1980-an untuk mengobati dan mencegah penyakit yang berkaitan dengan parasit pada manusia, hewan peliharaan dan ternak.

Obat ini aktif terhadap sebagian besar parasit nematoda.

Selain krim dan lotion untuk kutu kepala, obat ini digunakan dalam bentuk tablet untuk infeksi cacing gelang dan sebagai pengobatan lini kedua untuk kudis serta rosacea, suatu kondisi kulit yang menyebabkan kemerahan atau pembuluh darah terlihat di wajah.

Ilustrasi obat (Shutterstock)

Berdasarkan Healthline, tablet oral Invermectin bekerja dengan cara mengikat bagian-bagian di dalam parasit.

Obat ini akhirnya melumpuhkan dan membunuh parasit, atau menghentikan parasit dewasa membuat larva untuk sementara waktu.

Diketahui perusahaan obat farmasi yang membuat Ivermectin, MSD, telah menyumbangkan obat itu ke negara-negara berkembang untuk mengobati penyakit parasit, kebuataan dan kaki gajah selama 30 tahun terakhir.

baca juga
Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)

Bagaimana Ivermectin dapat mengatasi Covid-19?

Dari data yang ditulis ilmuwan dari Monash University dan Doherty Institute , Ivermectin mampu menghentikan virus bereplikasi dalam waktu 48 jam atau dua hari.

Obat ini juga terbukti menghentikan virus lain seperti HIV, demam berdarah, influenza dan Zika, bereplikasi dalam uji coba laboratorium.

Sebenarnya masih belum jelas bagiamana antiparasit ini bekerja, tetapi tampaknya dengan cara menghentikan proses yang memungkinkan protein untuk bergerak dalam virus.

Protein-protein ini biasanya akan meredam respon antivirus tubuh, memungkinkan virus untuk bereplikasi dan meningkatkan infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Tampung WNI Wuhan, Bupati Natuna Tagih Janji Terawan: Mohon Dipercepat

Usai Tampung WNI Wuhan, Bupati Natuna Tagih Janji Terawan: Mohon Dipercepat

News | Selasa, 07 April 2020 | 10:29 WIB

Ramayana Depok Akan Pecat Ratusan Karyawan, Imbas Corona Tak Ada Pembeli

Ramayana Depok Akan Pecat Ratusan Karyawan, Imbas Corona Tak Ada Pembeli

Jabar | Selasa, 07 April 2020 | 10:21 WIB

Tolak Pakai Masker dan Ludahi Penumpang, Perempuan Ini Diborgol di Kereta

Tolak Pakai Masker dan Ludahi Penumpang, Perempuan Ini Diborgol di Kereta

News | Selasa, 07 April 2020 | 10:25 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×