Tidur Teratur di Waktu yang Sama Lebih Baik, Begini Penjelasannya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 10 April 2020 | 10:14 WIB
Tidur Teratur di Waktu yang Sama Lebih Baik, Begini Penjelasannya
Ilustrasi tidur (Shutterstock)

Suara.com - Banyak yang mengatakan bahwa tidur larut malam atau begadang tidak baik untuk kesehatan, terutama ketika besoknya bangun di siang hari.

Tetapi, sebuah studi dari Hardvard dan diterbitkan dalam jurnal Nature menjelaskan bahwa tidur dan bangun di waktu yang sama lebih baik daripada tidur tidak teratur.

Studi tersebut melacak kebiasaan tidur 61 siswa selama 30 hari dan menghubungkan kebiasaan tersebut dengan nilai siswa.

Hasilnya, siswa yang tidur teratur memiliki nilai lebih baik di sekolah daripada mereka yang tidur berjam-jam dan tidak teratur.

Dari studi tersebut, dilansir Inc, berikut beberapa temuan tentang tidur yang lebih mengejutkan:

Ilustrasi tidur (Pexels)
Ilustrasi tidur (Pexels)

1. Tidak harus bangun jam 5 pagi

Studi ini menemukan siswa lebih baik jika mereka tidur selama jam 'malam', yang didefinisikan sebagai pukul 22.00 hingga 10.00.

Hal ini pun dijelaskan oleh kepala Divisi Gangguan Tidur dan Sirkardia di Birgham and Women's Hospital Charles Czeisler, MD.

"Hasil penelitian ini tidak menunjukkan bahwa setiap orang harus mengikuti aturan. Jadi, jika Anda tidur pukul 2 dan bangun jam 9, tidak apa-apa. Kamu hanya harus secara konsisten melakukan hal yang sama," katanya kepada CNN.

2. Tidur yang tidak teratur bisa membuat gemuk

Tidur yang tidak teratur telah menunda ritme sirkadian dibandingkan dengan tidur yang teratur. Kedua fenomena ini telah terbukti berhubungan dengan kenaikan berat badan dalam studi sebelumnya, catat para peneliti.

Tips tidak telat datang ke kantor
Ilustrasi tidur (Shutterstock)

3. Tidur yang tidak teratur bisa menjadi gejala dari hal lain

Satu hal yang tidak dilakukan studi ini adalah mengukur hal-hal yang mungkin menyebabkan seseorang menjadi orang yang tidur tidak teratur, dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi kinerja akademik.

Misalnya, jika Anda seseorang yang tidur tepat pukul 22.00 setiap malam dan bangun tepat pukul 05.00 setiap pagi, kemungkinan Anda adalah orang yang sangat disiplin.

Sebaliknya, tidur yang tidak teratur dapat menjadi gejala depresi, dan depresi dapat memengaruhi kinerja akademik seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Corona Covid-19 Bikin Tenaga Kesehatan Rentan Depresi, Psikiater Buka Suara

Corona Covid-19 Bikin Tenaga Kesehatan Rentan Depresi, Psikiater Buka Suara

Health | Senin, 06 April 2020 | 02:15 WIB

Gadis 29 Tahun di Batam Bakar Diri Usai Gertak Ibu Kos Agar Tak Ditagih

Gadis 29 Tahun di Batam Bakar Diri Usai Gertak Ibu Kos Agar Tak Ditagih

News | Rabu, 01 April 2020 | 08:02 WIB

Pandemi Covid-19, Kesehatan Mental Tenaga Medis di Garis Depan Terancam

Pandemi Covid-19, Kesehatan Mental Tenaga Medis di Garis Depan Terancam

Health | Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:11 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB