Array

Waduh! 3,5 Juta Alat Tes Covid-19 Inggris dari China Tidak Berfungsi

Minggu, 12 April 2020 | 20:15 WIB
Waduh! 3,5 Juta Alat Tes Covid-19 Inggris dari China Tidak Berfungsi
Ilustrasi test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kepala pengujian pemerintah Inggris telah mengakui bahwa tidak satu pun dari 3,5 juta tes antibodi yang dipesan dari China cocok untuk digunakan secara luas.

Mengalihbahasakan dari Independent, Profesor John Newton mengatakan tes tersebut hanya dapat mengidentifikasi kekebalan pada orang yang sakit parah dengan Covid-19.

"Tidak cukup baik untuk layak diluncurkan dalam skala yang sangat besar," ujarnya pada The Times.

Alat tes yang dipesan oleh Inggris disebut dapat mengidentifikasi Covid-19 hanya dalam waktu 15 menit. Oleh karena itu, pemerintah berencana untuk melakukan tes mandiri menggunakan alat tersebut untuk orang tidak bergejala atau bergejala ringan.

"Berdasarkan pada fakta bahwa kita mungkin hanya membeli tes yang ada dan saat ini penilaiannya adalah bahwa tes dengan alat ini tidak akan menjadi hal terbaik untuk dilakukan," tambahnya.

Prof Newton yang juga direktur peningkatan kesehatan masyarakat di Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE) mengatakan bahwa evaluasi tes dari ilmuwan akan dapat memperbaikinya.

Sementara itu, berbagai perusahaan mulai kekurangan bahan untuk tes selain tes antibodi dari China. Presiden Institute of Biomedical Science (IBMS), Allan Wilson menyuarakan keprihatinan bahwa laboratorium di seluruh negeri kekurangan bahan penting yang diperlukan untuk menguji 100.000 orang per hari pada akhir April.

ilustrasi test Covid-19 (Shutterstock)
ilustrasi test Covid-19 (Shutterstock)

"Perhatian utama saya adalah bahwa kita tidak memiliki kapasitas untuk memenuhi target yang ditetapkan. Kami masih berjuang untuk memenuhi target itu," kata Allan Wilson.

"Kami memiliki staf di seluruh negeri, ilmuwan biomedis dan peralatan siap serta staf yang terlatih untuk melakukan pengujian, tetapi kami benar-benar berjuang untuk mendapatkan bahan habis pakai, bahan kimia dan alat uji yang kami butuhkan untuk melakukan tes ini," tambahnya.

Baca Juga: Jogja Panas Karena Inti Panas Bumi Pindah, Netizen: Kuliahku 6 Tahun Gagal

Dalam sebuah pernyataan, IBMS mengatakan ada masalah besar mengenai keandalan jutaan tes antibodi yang dibeli oleh pemerintah Inggris dari China.

"Setidaknya satu dari 10 orang yang dites positif pada tes antibodi akan menjadi positif palsu," kata pihak IBMS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI