Klaim Tingkat Kematian Virus Corona Tidak Besar, Profesor Tuai Kontroversi

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Rabu, 15 April 2020 | 20:28 WIB
Klaim Tingkat Kematian Virus Corona Tidak Besar, Profesor Tuai Kontroversi
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik. (FOTO ANTARA/Dok)

Suara.com - Klaim Tingkat Kematian Virus Corona Tidak Besar, Profesor Tuai Kontroversi

Seorang profesor asal Stanford University, Jay Bhattacharya, menuai kontroversi. Sebab, ia menyebut tingkat kematian virus Corona Covid-19 yang menjadi pandemi sekarang tidaklah sebesar pemberitaan yang ada.

"Per kasus, saya tidak berpikir itu sama mematikannya dengan yang dipikirkan orang," kata Bhattacharya kepada pembawa acara Tucker Carlson seperti dilansir dari Fox News, Rabu (15/4/2020).

"Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa awalnya (angka kematian) 3,4 persen, sangat kecil kemungkinannya mendekati jumlah itu. Tapi sangat mungkin, hampir sama dengan tingkat kematian yang diakibatkan flu," tambahnya.

Namun yang menjadi masalahnya tentu saja bahwa vaksin belum ditemukan, kata Bhattacharya. Oleh sebab itu, pandemi Covid-19 lebih mematikan daripada flu.

Ia memperkirakan, penelitian yang akan datang akan memberikan para ilmuwan dan profesional kesehatan sebuah pemahaman yang jauh lebih akurat tentang seberapa luas pandemi terjadi.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Banyak kasus virus yang belum kami identifikasi dengan rejimen pengujian yang kami miliki di seluruh dunia," katanya.

"Saya pikir kita menyadari, berarti bahwa angka kematian sebenarnya lebih rendah daripada yang disadari oleh orang," tambahnya.

Bhattacharya mengatakan kepada Carlson bahwa dia tidak terlalu takut terhadap virus corona ketika dia memulai penelitiannya. Dia berharap bisa membantu orang Amerika mengatasi ketakutan mereka terhadap virus corona.

baca juga

"Kita akan bisa benar-benar memadamkan rasa takut yang ada di luar sana," kata Bhattacharya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemilogis UI ke Stafsus Presiden: Kerja Dong atau Paling Tidak Mikir

Epidemilogis UI ke Stafsus Presiden: Kerja Dong atau Paling Tidak Mikir

News | Rabu, 15 April 2020 | 20:09 WIB

Penuh Haru, Pasangan Dokter Rayakan Pesta Pernikahan di Tengah Wabah Corona

Penuh Haru, Pasangan Dokter Rayakan Pesta Pernikahan di Tengah Wabah Corona

Lifestyle | Rabu, 15 April 2020 | 20:15 WIB

Jika Tak Ada Tindakan Tegas, Kematian Covid-19 Jepang Bisa Capai 400 Ribu

Jika Tak Ada Tindakan Tegas, Kematian Covid-19 Jepang Bisa Capai 400 Ribu

Health | Rabu, 15 April 2020 | 19:58 WIB

Terkini

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:47 WIB

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41 WIB

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:37 WIB

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

×