Masker N95 Bisa Didekontaminasi dan Dipakai 3 Kali, Begini Aturannya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 17 April 2020 | 11:16 WIB
Masker N95 Bisa Didekontaminasi dan Dipakai 3 Kali, Begini Aturannya!
Ilustrasi masker N95 (shutterstock)

Dr Munster mengatakan bahwa metode dekontaminasi bisa diterapkan ke semua masker. Namun, ada beberapa masker yang menjadi rusak dan tidak efektif lagi digunakan.

Hidrogen peroksida diuapkan yang banyak tersedia di rumah sakit adalah metode dekontaminasi masker paling aman, seperti halnya sinar UV. Sebab, masker masih efektif digunakan hingga 3 kali putaran dekontaminasi.

Panas kering pada suhu 70 derajat celcius juga efektif untuk mendekontaminasi. Tetapi, masker hanya bisa bertahan hingga 2 putaran dekontaminasi.

Dr Munster mengatakan bahwa hidrogen peroksida yang diuapkan akan menjadi metode pilihan untuk dekontaminasi masker bila tersedia. Sementara itu, metode panas kering yang bisa mendekontaminasi pada dasarnya butuh oven.

Lynn Goldman, dekan Sekolah Kesehatan Masyarakat Institut Milken di Universitas George Washington mengatakan bahwa penelitian tentang dekontaminasi masker itu merupakan kontribusi yang luar biasa.

"Penelitian ini sangat membantu untuk melihat bahwa hidrogen peroksida yang diuapkan atau sinar UV secara efektif mensterilkan masker N95 dan bisa digunakan kembali hingga 3 kali," kata Lynn Goldman.

Studi baru lainnya dari para peneliti di Kanada juga belum ditinjau oleh rekan sejawat mengenai tingkat efektivitas dekontaminasi. Mereka menemukan bahwa masker dari berbagai merek, ada yang masih efektif digunakan hingga 10 putaran dekontaminasi menggunakan hidrogen peroksida.

Pada penelitian ini, Dr. Anand Kumar di University of Manitoba, mengatakan bahwa prosedurnya sedikit berbeda dari Dr. Munster dalam menguji struktur, kesesuaian wajah orang dengan masker dan kemampuan penyaringan masker.

Rekomendasi dan temuan dalam dua penelitian ini berguna bagi petugas medis di rumah sakit yang menggunakan masker N95. Terutama di rumah sakit yang penuh pasien virus corona Covid-19 dengan alat pelindung diri (APD) terbatas dan persediaan masker medis yang kurang.

baca juga

Saat ini, masyarakat umum sudah disarankan untuk tidak membeli masker medis dalam melindungi diri dari virus corona Covid-19. Jika mereka menggunakannya, ahli menyarankan untuk tidak mendekontaminasi sendiri maskernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

34 Mahasiswa Kena Corona, Asrama STT Bethel Dijaga Ketat TNI dan Polisi

34 Mahasiswa Kena Corona, Asrama STT Bethel Dijaga Ketat TNI dan Polisi

News | Jum'at, 17 April 2020 | 11:03 WIB

Imbas Pandemi Corona, 631 Perusahaan di Bali PHK dan Merumahkan Karyawan

Imbas Pandemi Corona, 631 Perusahaan di Bali PHK dan Merumahkan Karyawan

Jatim | Jum'at, 17 April 2020 | 10:54 WIB

Tak Kapok Digerebek saat Corona! Polisi Ancam Jebloskan Bos Diskotek ke Bui

Tak Kapok Digerebek saat Corona! Polisi Ancam Jebloskan Bos Diskotek ke Bui

News | Jum'at, 17 April 2020 | 10:19 WIB

Terkini

Pelajar dan Mahasiswa Belum Melek Keuangan, Banyak Tak Punya Tabungan Bank

Pelajar dan Mahasiswa Belum Melek Keuangan, Banyak Tak Punya Tabungan Bank

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Diskon Grabcar dan Grabfood dari BRI, Klaim di Sini!

Diskon Grabcar dan Grabfood dari BRI, Klaim di Sini!

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan

Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Pemulihan Warga dan Anak-Anak Desa Adat Sade Jadi Perhatian Pascakebakaran

Pemulihan Warga dan Anak-Anak Desa Adat Sade Jadi Perhatian Pascakebakaran

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini

Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui

Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui

Sumbar | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU

Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17 WIB

Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya

Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Health | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?

Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:05 WIB

×