Gejala Ringan Covid-19 Sering Disepelekan, Padahal Bisa Berubah Parah

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 17 April 2020 | 16:56 WIB
Gejala Ringan Covid-19 Sering Disepelekan, Padahal Bisa Berubah Parah
Pasien corona. (Antara)

Suara.com - Orang dengan kasus Covid-19 ringan sering kali disalah artikan sebagai orang yang tidak perlu dirawat di rumah sakit. Padahal orang dengan Covid-19 bisa lama kelamaan menjadi lebih buruk dari yang diperkiraan.

Melansir dari Business Insider, kasus Covid-19 ringan sering kali lebih buruk daripada pilek atau flu yang biasanya ditandai dengan demam dan batuk kering selama dua minggu.

Penderita Covid-19 ringan juga masih mungkin mengalami beberapa gejala lain, seperti cairan di paru-paru, sesak napas, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan dan gejala gastrointestinal.

Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata, masa inkubasi virus adalah sekitar lima hari. Hampir 98 persen pasien mengalami gejala dalam 11,5 hari, meskipun sekitar 1 persen mulai menunjukkan gejala setelah 14 hari.

Batuk, seorang pria keluarkan sebagian paru-parunya. (Shutterstock)
Batuk, seorang pria keluarkan sebagian paru-parunya. (Shutterstock)

Dalam beberapa hari setelah gejala muncul, mereka yang terinfeksi dapat mengalami sesak napas dan sakit kepala. Sekitar 40 persen paru-paru pasien mulai memproduksi cairan.

Jika Anda mengalami gejala Covid-19, Anda harus menghubungi dokter sebelum pergi ke klinik atau rumah sakit. Dokter kemudian dapat mengarahkan Anda tentang apakah akan diuji dan merekomendasikan obat-obatan yang dijual bebas.

Penting juga untuk mengisolasi diri, beristirahat dan minum banyak cairan.

Berikut adalah tahapan infeksi virus corona dari hari ke hari menurut CDC China:

  • Hari 1: Pasien demam. Mereka juga mungkin mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Sebagian kecil mungkin mengalami diare atau mual satu atau dua hari sebelumnya.
  • Hari 5: pasien mungkin mengalami kesulitan bernapas, terutama jika mereka lebih tua atau menderita penyakit tertentu.
  • Hari 7: Ini adalah berapa lama (gejala muncul), rata-rata, sebelum pasien dirawat di rumah sakit.
  • Hari 8: Pada titik ini, pasien dengan kasus yang parah mengembangkan sindrom gangguan pernapasan akut, penyakit yang menyebabkan adanya cairan di paru-paru. Seringkali ini berakibat fatal.
  • Hari 10: Jika pasien memiliki gejala yang memburuk, ini adalah waktu di mana penyakit berkembang dan kemungkinan pasien harus dirawat di ICU. Pasien juga mungkin mengalami sakit perut dan kehilangan nafsu makan daripada pasien dengan kasus yang lebih ringan.
  • Hari 17: Rata-rata orang yang sembuh dari virus dipulangkan dari rumah sakit setelah dua setengah minggu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Sopir Bus di Terminal Bekasi: Penumpang Sepi Hingga Putar Balik

Cerita Sopir Bus di Terminal Bekasi: Penumpang Sepi Hingga Putar Balik

Jabar | Jum'at, 17 April 2020 | 16:36 WIB

Begawan Ekonomi Sri Edi Swasono: Perppu Jokowi Tutupi Kegagalan Ekonomi

Begawan Ekonomi Sri Edi Swasono: Perppu Jokowi Tutupi Kegagalan Ekonomi

News | Jum'at, 17 April 2020 | 16:35 WIB

AS Melacak Kemungkinan Virus Corona Berasal dari Laboratorium, Bukan Pasar

AS Melacak Kemungkinan Virus Corona Berasal dari Laboratorium, Bukan Pasar

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 16:23 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB