Perusahaan Jepang Kembangkan Cat Pelindung yang Basmi Virus di Permukaan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 17 April 2020 | 18:42 WIB
Perusahaan Jepang Kembangkan Cat Pelindung yang Basmi Virus di Permukaan
ilustrasi cat tembok (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan Nippon Paint dari Jepang mengambangkan lapisan cat anti-virus untuk melindungi tim medis di Rumah sakit.

Melansir dari South China Morning Post (SCMP),  Nippon Paint Jepang telah mengembangkan lapisan yang dirancang untuk digunakan di rumah sakit yang klaimnya dapat mengusir virus corona dari permukaan.

Antivirus Kids Paint Nippon Paint bertujuan untuk melindungi pekerja garis depan dan telah dikembangkan bersama perusahaan teknologi Amerika Serikat.

Lapisan tersebut telah diuji oleh Laboratorium Microchem yang berbasis di Texas dan dapat membuat hampir tidak aktif 100 persen Feline Calicivirus, infeksi saluran pernapasan atas pada kucing.

Badan Perlindungan Lingkungan AS telah menyetujui Feline Calicivirus sebagai pengganti yang cocok untuk mendeteksi norovirus manusia.

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) bersiap menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan asrama Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Bethel di kawasan Petamburan, Jakarta, Jumat (17/4).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI), sebagai ilustrasi petugas medis. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Kami percaya cat yang dibuat dapat menawarkan lapisan perlindungan tambahan dengan mengurangi risiko infeksi dari virus pada permukaan rumah sakit dan pusat medis yang dicat," kata Dr. Joydeep Lahiri, wakil presiden divisi dan direktur program di Corning.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus corona mungkin tetap berada di permukaan hingga beberapa hari. Orang-orang dapat tertular virus dengan menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut mereka.

"Kami berharap ini akan memberikan dukungan profesional kesehatan tenaga medis yang berharga, karena mereka memerangi virus," kata Eric Chung, presiden Nippon Paint.

Awalnya cat hanya dikembangkan untuk rumah sakit dan lingkungan perawatan kesehatan. Namun, pihak perusahaan juga menyalurkan cat untuk dapat digunakan pada permukaan di kapal pesiar, feri berpenumpang dan kapal komersial lainnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Margonda Depok Heboh! Muncul Ular Sanca Panjang 2 Meter di Toko Kue

Margonda Depok Heboh! Muncul Ular Sanca Panjang 2 Meter di Toko Kue

Jabar | Jum'at, 17 April 2020 | 17:44 WIB

Cerita Suami Melaney Ricardo di Australia, Lelaki Dibui karena Pacaran

Cerita Suami Melaney Ricardo di Australia, Lelaki Dibui karena Pacaran

Entertainment | Jum'at, 17 April 2020 | 17:36 WIB

Data Corona RI Jumat 17 April: ODP 4.286 Kasus, PDP Tembus 737 Orang

Data Corona RI Jumat 17 April: ODP 4.286 Kasus, PDP Tembus 737 Orang

News | Jum'at, 17 April 2020 | 17:35 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB