Cegah Kalut, Ini 7 Cara Jaga Pikiran Tetap Tenang di Saat Pandemi

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Sabtu, 18 April 2020 | 18:31 WIB
Cegah Kalut, Ini 7 Cara Jaga Pikiran Tetap Tenang di Saat Pandemi
ilustrasi cara jaga pikiran tetap tenang saat pandemi. (Pixabay)

Suara.com - Cegah Kalut, Ini 7 Cara Jaga Pikiran Tetap Tenang di Saat Pandemi

Pandemi virus Corona Covid-19 berisiko membuat pikiran terganggu dan tidak tenang. Jika dibiarkan, pikiran tidak tenang bisa berubah menjadi rasa cemas dan kalut, yang punya efek buruk bagi kesehatan jiwa.

Hal ini dirasakan pula oleh psikiater dari RS Omni Alam Sutera, dr Andri, Sp.KJ, FACLP. Dikatakannya saat pandemi, semua aspek kehidupan terpengaruh dan orang tidak bisa menjalankan rutinitas hariannya.

"Perubahan hidup yang tiba-tiba ini dapat membuat orang yang mengalaminya kesulitan beradaptasi dan terganggu kesehatan jiwanya," kata dr Andri, dalam keterangannya kepada wartawan.

Ia mengatakan sebagian orang mungkin bisa melewatinya dengan baik setelah beberapa saat. Namun ini tidak berlaku untuk semua orang.

Untuk itu, ia pun membagikan tips menjaga pikiran tetap tenang di saat pandemi yang bisa Anda coba. Apa saja?

1. Bicarakan tentang kekhawatiran kita

Ingatlah bahwa ini adalah waktu yang sulit bagi semua orang dan berbagi perasaan kita dan hal-hal yang kita lakukan untuk mengatasinya dapat membantu banyak orang juga.

Anda bisa melakukannya dengan panggilan video call kepada teman dan keluarga dapat membantu mengalahkan perasaan terisolasi.

5 Tips Video Call Nyaman Saat Work From Home
ilustrasi video call. (Shutterstock)

2. Bantu dan dukung orang lain

Pikirkan bagaimana kita bisa membantu orang-orang di sekitar kita. Hal ini bisa membuat perbedaan besar bagi mereka yang kita bantu dan dapat membuat kita merasa lebih baik juga.

Donasi dan pemberian Alat Perlindungan Diri (APD) ke tenaga kesehatan salah satunya.

3. Kelola asupan media dan informasi

Berita 24 jam dan pembaruan di media sosial yang konstan dapat membuat kita lebih khawatir.

Mungkin akan sangat membantu untuk hanya memeriksa berita pada waktu yang ditentukan dalam waktu yang singkat (tidak lebih dari sejam) atau membatasi diri kita untuk tidak memeriksa berita tersebut secara online.

Ilustrasi belajar di rumah / kursus online (pixabay)
Ilustrasi belajar di rumah / kursus online (pixabay)

4. Lakukan hal-hal yang kita sukai

Jika kita tidak dapat melakukan hal-hal yang biasanya kita nikmati karena kita tinggal di rumah, cobalah untuk memikirkan bagaimana kita dapat menyesuaikannya, atau mencoba sesuatu yang baru. Ada banyak tutorial dan kursus online gratis.

Hal-hal ini juga bisa membuat pikiran tetap aktif. Baca, tulis, mainkan game, lakukan teka-teki silang, sudoku, membuat puzzle atau menggambar dan melukis. Temukan sesuatu yang sesuai untuk dengan minat kita.

5. Luangkan waktu untuk rileks dan fokus pada masa kini

Teknik relaksasi dapat membantu beberapa orang menghadapi perasaan cemas. Kita juga bisa melakukan meditasi atau latihan pernapasan. Video-video mengenai hal ini bisa didapatkan di berbagai media. Terapkan yang paling cocok untuk kita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Main Tenis Meja Lawan Paspampres, Wapres Ma'ruf: Saya Lupa Cara Smash

Main Tenis Meja Lawan Paspampres, Wapres Ma'ruf: Saya Lupa Cara Smash

News | Jum'at, 17 April 2020 | 18:06 WIB

Perangi Corona di Garda Terdepan, Perempuan India Hanya Dibayar Rp6000

Perangi Corona di Garda Terdepan, Perempuan India Hanya Dibayar Rp6000

News | Jum'at, 17 April 2020 | 16:04 WIB

Berkebun, Solusi Tingkatkan Produktivitas di Tengah Pandemi Virus Corona

Berkebun, Solusi Tingkatkan Produktivitas di Tengah Pandemi Virus Corona

Lifestyle | Kamis, 16 April 2020 | 14:14 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB