Update Corona Covid-19 Global 19 April 2020: Sembuh Nyaris 600 Ribu Orang

Ririn Indriani | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Minggu, 19 April 2020 | 11:03 WIB
Update Corona Covid-19 Global 19 April 2020: Sembuh Nyaris 600 Ribu Orang
Ilustrasi Update kasus corona (coronavirus) Covid-19 global, Minggu, 19 April 2020. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona atau Covid-19 masih terus mewabah di sejumlah negara di seluruh dunia. Angka kasus dari virus yang berasal dari Wuhan, China, ini bertambah dan meningkat.

Seperti dilaporkan laman Worldometers, data real time pukul 03.40 GMT pada Minggu (19/4/2020) menunjukkan angka kasus di seluruh dunia sebanyak 2.331.955.

Dari angka tersebut, sejumlah 757.982 kasus sudah selesai. Sebanyak 79 persen di antaranya atau 597.215 adalah pasien yang telah mengalami kesembuhan, dan 21 persen di antaranya adalah pasien meninggal dunia atau berjumlah 160.767 jiwa.

Korban meninggal dunia di Spanyol akibat virus corona naik menjadi 20.639 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 565 orang, mengutip data Kementerian Kesehatan Spanyol, dilansir laman Anadolu, Minggu (19/4/2020).

Total kasus yang dikonfirmasi positif di negara itu melonjak sebanyak 4.499 kasus, sehingga total menjadi 194.416 kasus.

Ilustrasi apa itu Virus Corona Covid-19, gejala, inkubasi dan pencegahannya. (Shutterstock)
Ilustrasi apa itu Virus Corona Covid-19, gejala, inkubasi dan pencegahannya. (Shutterstock)

Sejak awal krisis hingga Sabtu, sebanyak 74.797 orang dinyatakan telah pulih dari virus ini di Spanyol. Spanyol masih menjadi negara kedua dengan kasus terbanyak setelah Amerika Serikat.

Mauritania mengumumkan pada Sabtu (18/4/2020) bahwa kini negaranya bebas virus corona. Setelah kasus aktif sebelumnya telah mengalami kesembuhan, demikian dilaporkan Elkhabar.

Beberapa hari yang lalu, tiga orang juga mengalami kesembuhan. Kasus pertama di negara tersebut tercatat pada 13 Maret pada seorang warga Australia yang baru saja bepergian ke luar negeri.

Sejak itu, total tujuh kasus dilaporkan, dengan rincian 6 kesembuhan dan satu kematian. Mauritania juga telah menutup perbatasan udara dan darat dan telah meminta mereka yang dari luar negeri untuk dikarantina.

Juru bicara pemerintah untuk Covid-19, dr Achmad Yurianto, baru saja menginformasikan adanya penambahan jumlah kasus virus corona Covid-19 sebanyak 325 kasus baru di Indonesia.

Maka itu artinya jumlah total kasus positif Covid-19 di Indonesia per Sabtu, (18/4/2020) ada sebanyak 6.248 kasus. Adapun kematian bertambah 15 orang, sehingga total menjadi 535 orang. Dan sebanyak 631 orang dinyatakan telah sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Probiotik dan Prebiotik Bisa Cegah Virus Corona, Benarkah?

Konsumsi Probiotik dan Prebiotik Bisa Cegah Virus Corona, Benarkah?

Health | Sabtu, 18 April 2020 | 17:17 WIB

Soal Herd Immunity, WHO Tak Yakin Pasien Sembuh Punya Antibodi Corona

Soal Herd Immunity, WHO Tak Yakin Pasien Sembuh Punya Antibodi Corona

Health | Sabtu, 18 April 2020 | 14:25 WIB

Bila APD Habis, Ahli Sarankan Staf Medis Pakai Celemek Plastik Sekali Pakai

Bila APD Habis, Ahli Sarankan Staf Medis Pakai Celemek Plastik Sekali Pakai

Health | Sabtu, 18 April 2020 | 13:58 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB