Kisah Pasien Covid-19 di Semarang: Dukungan Warga hingga Dikirim Makanan

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 22 April 2020 | 06:00 WIB
Kisah Pasien Covid-19 di Semarang: Dukungan Warga hingga Dikirim Makanan
Ilustrasi perempuan. [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu pasien Covid-19 di Semarang Nunki Herwanti mengaku, sempat khawatir mendapat stigma dari masyarakat saat dirinya positif terpapar virus corona.

Ibu dua anak itu bahkan menyiapkan diri untuk kemungkinan terburuk yang akan dihadapinya.

"Pertama kali dinyatakan positif saya sempat khawatir bagaimana respon masyarakat sekitar kalau tahu saya dinyatakan positif Covid-19. Tapi saya merasa itu adalah tanggungjawab saya untuk melaporkan ke warga, ke puskesmas dan sudah persiapkan diri kemungkinan yang terburuk," cerita Nunki herwanti dalam acara Ngobrol online 'Berbagi Cerita Positif Covid-19', belum lama ini.

Namun diluar dugaannya, warga Perumahan Ayodia Sekaran, Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah -- tempatnya tinggal, justru mendapat respon baik dari para tetangga. Nunki Herwanti bahkan mendapat bantuan pengiriman makanan dari warga sekitar.

Ambulan PMI Jakarta jemput pasien covid19 (PMI Jakarta)
Ilustrasi ambulan PMI Jakarta jemput pasien covid19 (PMI Jakarta)

"Alhamdulillah respon warga baik. Bahkan sampai hari ini masih ada yang kirim makanan ke rumah. Itu sangat membantu saya untuk terus semangat, positif thinking ini bisa sembuh. Aura itu yang luar biasa bikin saya kuat selain dukungan keluarga," tuturnya.

Toleransi juga dirasakannya. Nunki Herwanti bercerita bahwa tetangganya tidak pernah menyebarkan identitas dirinya meski ada warga dari perumahan lain mengetahui kondisinya.

"Tanpa saya minta mereka merahasiakan saya," ucapnya.

Nunki Herwanti mengungkapkan kemungkinan ia terpapar virus corona sejak 10 atau 11 Maret 2020.

Sejak saat itu ia langsung melakukan isolasi mandiri karena mengalami gejala mirip Corona Covid-19.

baca juga

Selain dukungan keluarga dan lingkungan, Nunki Herwanti berusaha menjaga pikirannya tetap tenang agar imunitasnya terjaga.

Nunki Herwanti juga mengaku tidak pernah membaca atau menonton pemberitaan apapun mengenai Corona Covid-19 agar tetap bisa berpikir positif.

"Setelah saya pikir-pikir sebelum muncul gejala, saat pemberitaan booming di Jakarta masih heboh. Sepertinya itu membuat saya panik dan bikin imun saya drop. Jadi virus gampang masuk," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Corona Miskin saat Sakratul Maut: Siapa yang Bayar Biaya Saya....

Pasien Corona Miskin saat Sakratul Maut: Siapa yang Bayar Biaya Saya....

News | Senin, 20 April 2020 | 15:20 WIB

Kacau! Pasien Ebola Kabur dari Rumah Sakit Bikin Kongo Kelabakan

Kacau! Pasien Ebola Kabur dari Rumah Sakit Bikin Kongo Kelabakan

Health | Senin, 20 April 2020 | 13:05 WIB

MHKI Minta Pemerintah Cairkan Biaya Perawatan Pasien Covid-19

MHKI Minta Pemerintah Cairkan Biaya Perawatan Pasien Covid-19

Health | Senin, 20 April 2020 | 19:10 WIB

Terkini

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:58 WIB

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:38 WIB

×