alexametrics

Cegah Kegemukan, Ahli Imbau Ibu Hamil Cukup Tambah 300 Kalori Per Hari

Risna Halidi | Lilis Varwati
Cegah Kegemukan, Ahli Imbau Ibu Hamil Cukup Tambah 300 Kalori Per Hari
Ilustrasi ibu hamil minum susu. [Shutterstock/Eternalfeelings]

Seorang perempuan hamil umumnya akan mengalami kenaikan berat badan.

Suara.com - Cegah Kegemukan, Ahli Imbau Ibu Hamil Cukup Tambah 300 Kalori Per Hari

Saat sedang hamil, seorang perempuan umumnya akan mengalami kenaikan berat badan. Hanya saja, ahli selalu menyarankan jangan sampai berat badan naik berlebihan.

Dikatakan Dokter Spesialis Gizi, Arti Indira, saat hamil berat badan calon ibu memang harus naik. Jika ibu hamil memiliki indeks masa tubuh normal maka kenaikan berat badan sebanyak 11 hingga 16 kilogram masih dianggap normal.

"Tapi kalau yang udah over weight (kegemukan) berat badan jangan naik terlalu banyak. Atau justru kalau berat badannya kurang memang harus ditambah beratnya saat masa kehamilan," kata Indira dalam siaran Talkshow online 'Puasa Pada Ibu Hamil dan Menyusui', Minggu (26/4/2020).

Baca Juga: Bikin Heboh Usai Sebar Bantuan 'Nasi Anjing', Kantor ARK Qahal Kini Tutup

Ia melanjukan, ibu hamil harus menambah jumlah kalori yang dikonsumsi sehari-hari. Itu terjadi karena ibu hamil perlu berbagi asupan kepada janin yang masih dalam kandungan.

Namun, Indira mengingatkan bahwa bukan berarti ibu hamil boleh makan berlebihan. Ia menjelaskan, ibu hamil hanya perlu menambah 300 kalori per asupan dalam satu hari.

"Penambahan kalori atau asupan makan saat kehamilan terutama trisemester 2 atau 3 cukup 300 kalori. Memang tidak terlalu banyak," ucapnya.

Ia menerangkan, asupan yang paling diperlukan saat kehamilan yakni penambahan mulai dari energi protein, lemak, vitamin, mineral, asam folat, juga kalsium.

Ia mencontohkan, penambahan 300 kalori dalam satu hari itu bisa dengan makan ikan kukus (240 kkal) dengan tambahan satu buah jeruk (60kkal) atau roti isi daging (185 kkal) ditambah segelas susu (125 kkal).

Baca Juga: Viral! Foto Pemudik Sembunyi di Bagasi Bus AKAP Demi Pulang ke Kampung

Komentar