Penelitian: 40 Persen Lebih Warga Dunia Menderita Gangguan Pencernaan

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 30 April 2020 | 14:31 WIB
Penelitian: 40 Persen Lebih Warga Dunia Menderita Gangguan Pencernaan
Ilustrasi gangguan pencernaan. (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat juga dihadapkan pada beberapa penyakit lain yang masih mendera di seluruh dunia, termasuk gangguan pencernaan.

Penelitian yang dilakukan The Rome Foundation di 33 negara di 6 benua di seluruh dunia, dan diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology, menemukan bahwa lebih dari 40 persen penduduk dunia menderita gangguan pencernaan atau dikenal dengan Disorders of Gut-Brain Interactions.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 40 persen orang di seluruh dunia mengalami Disorders of Gut-Brain Interactions. Hal ini berpengaruh terhadap kualitas hidup dan tingkat pemanfaatan layanan kesehatan mereka," tulis penelitian tersebut dalam keterangan yang diterima Suara.com, Kamis, (30/4/2020).

Penelitian dilakukan secara epidemiologi global, dilakukan agar pemahaman tentang penyakit gangguan pencernaan di tingkat global, maupun berdasarkan usia, jenis kelamin, budaya, pola makan, faktor psikososial, serta dampak signifikannya terhadap kualitas hidup, pemanfaatan layanan kesehatan, dan faktor ekonomi.

Penelitian ini dilakukan Dr. Ami Sperber, anggota Dewan Direksi The Rome Foundation. Berkolaborasi dengan peneliti dari 33 negara, termasuk di antaranya adalah Indonesia.

Data dikumpulkan melalui survei online di 24 negara, melalui wawancara langsung di 8 negara yang tidak dapat dijangkau survei online, salah satunya Indonesia, serta kombinasi survei online sekaligus wawancara langsung di negara Cina dan Turki.

Survei online dan wawancara tersebut menggunakan kuesioner Rome IV Adult Diagnostic, Rome III IBS dan lebih dari 80 jenis kuesioner lainnya untuk mengidentifikasi variabel yang berhubungan dengan Disorders of Gut-Brain Interactions.

Penelitian rumit yang memakan waktu hingga 10 tahun ini melibatkan sebanyak 73.000 responden di 33 negara.

"Ke depannya dapat menjadi bahan analisis baru yang akan menghasilkan lebih banyak artikel ilmiah” kata Dr. Ami Sperber.

Prof. dr. Dr. Ari Fahrial Syam, MMB, SpPD, K-GEH, FACP, FACG, selaku peneliti utama dari Indonesia, berharap penelitian ini bisa menjadi gambaran konkrit tentang penyakit gangguan pencernaan di Indonesia dengan negara lain di dunia.

"Data tersebut membuktikan bahwa perlu dilakukan peningkatkan kesadaran masyarakat, dokter, dan pembuat kebijakan kesehatan untuk menghadapi kejadian dan dampak dari penyakit Disorders of Gut-Brain Interactions di Indonesia. Selain itu juga membuktikan bahwa masih perlu dilakukan penelitian serta alokasi sumber daya lebih lanjut untuk memperdalam penelitian," tutup Prof. Ari sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PB PEGI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diteliti Sebagai Pengobatan Potensial Covid-19, Warga AS Timbun Obat Maag

Diteliti Sebagai Pengobatan Potensial Covid-19, Warga AS Timbun Obat Maag

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 10:00 WIB

Diet Keto Bisa Menimbulkan Gangguan Pencernaan, Mitos atau Fakta?

Diet Keto Bisa Menimbulkan Gangguan Pencernaan, Mitos atau Fakta?

Health | Senin, 22 Juli 2019 | 13:30 WIB

Kerap Alami Gangguan Pencernaan, Asupan Suplemen Enzim Jadi Solusi

Kerap Alami Gangguan Pencernaan, Asupan Suplemen Enzim Jadi Solusi

Health | Sabtu, 04 Mei 2019 | 21:10 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB