Risihi Kapoor Meninggal karena Leukemia, Ketahui Penyebab dan Gejalanya!

Kamis, 30 April 2020 | 19:30 WIB
Risihi Kapoor Meninggal karena Leukemia, Ketahui Penyebab dan Gejalanya!
Rishi Kapoor [Instagram]

Suara.com - Aktor Bollywood Rishi Kapoor meninggal dunia di usia 67 tahun pada hari ini, Kamis (30/4/2020) di Mumbai. Rishi Kapoor meninggal dunia setelah berjuang melawan leukemia selama 2 tahun.

Rishi Kapoor meninggal dunia ketika masih menjalani perawatan di Rumah Sakit HN Reliance di Mumbai. Kabar meninggalnya Rishi Kapoor ini pun dikonfirmasi oleh keluarga melalui pernyataan di media.

"Orang tersayang kami, Rishi Kapoor meninggal dunia pada pukul 8.45 pagi di rumah sakit karena menderita leukemia selama 2 tahun. Dia adalah sosok yang periang dan sangat bertekad untuk tetap hidup setelah melalui perawatan medis 2 tahun," kata pihak keluarga dikutip dari India Today.

Leukemia adalah kanker darah, termasuk sumsum tulang yang menghambat kemampuan tubuh dalam melawan infeksi. Kanker darah ini disebabkan oleh peningkatan jumlah sel darah putih di tubuh.

Kemudian sel darah putih ini mengeluarkan sel darah merah dan trombosit yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat.

Ilustrasi leukemia atau kanker darah. (Pixabay)
Ilustrasi leukemia atau kanker darah. (Pixabay)

Gejala leukemia

Ada banyak jenis leukemia, yakni leukemia limfoblastik akut, leukemia myeloid akut dan leukemia limfositik kronis.

Beberapa jenis leukemia tumbuh melambat dan tidak memiliki gejala. Ada pula jenis leukemia yang berkembang pesar yang mungkin menyebabkan gejala kelelahan, penurunan berat badan, sering infeksi, mudah berdarah dan memar.

Pasien leukemia juga bisa mengalami nyeri pada tulang atau persendian, pusing, demam, kehilangan nafsu makan, sariawan, mimisan, pucat, sesak napas, bintik merah di kulit hingga pembengkakan kelenjar getah bening.

Baca Juga: Belajar dari Irrfan Khan, 5 Makanan Ini Bantu Cegah Infeksi Usus Besar!

Kanker darah (Shutterstock)
Kanker darah (Shutterstock)

Penyebab leukemia

Para ilmuwan belum memahami penyebab pasti leukemia. Secara umum dilansir dari Mayo Clinic, leukemia diperkirakan terjadi ketika beberapa sel darah mengalamu mutasi pada DNA mereka.

Instruksi di dalam setiap sel itulah yang memandu aksinya. Tapi, perubahan lain dalam sel masih belum sepenuhnya dipahami bisa berkontribusi pada leukemia atau tidak.

Kelainan tertentu bisa menyebabkan sel tumbuh dan membelah lebih cepat dan terus hidup ketika sel normal akan mati.

Seiring waktu, sel-sel abnormal ini bisa menekan sel-sel darah yang sehat di sumsum tulang. Sehingga kondisi ini akan memengaruhi jumlah sel darah putih yang lebih sedikit dan sehat. Sedangkan, sel darah merah dan trombosit bisa menyebabkan leukemia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI