Suka Terpaku pada Diri Sendiri saat Zoom, Cyber Psikolog Ungkap Alasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Sabtu, 02 Mei 2020 | 16:28 WIB
Suka Terpaku pada Diri Sendiri saat Zoom, Cyber Psikolog Ungkap Alasannya
Ilustrasi Zoom Mobile Apps. [Smartfren]

Suara.com - Banyak orang selama panggilan video zoom, merasa sulit untuk tidak hanya terpaku pada diri mereka sendiri daripada memperhatikan lawan bicara.

Melansir dari Insider, jika Anda tidak bisa berhenti menatap diri sendiri selama obrolan video dengan Zoom atau aplikasi lain, kemungkinan karena Anda kewalahan.

Dalam kehidupan nyata, ketika Anda berbicara dengan seseorang, Anda jelas tidak perlu melihat diri sendiri. Tetapi pada obrolan video, saat Anda berbicara, Anda sedang menyaksikan diri Anda menyuarakan kata-kata dan bereaksi terhadap apa yang orang lain katakan.

Ketika Anda melihat diri sendiri, Anda mulai bertanya-tanya bagaimana orang lain melihat Anda juga dan itu dikombinasikan dengan tekanan kontak mata yang berkepanjangan dan melelahkan.

Kadang-kadang orang bahkan merasa harus melakukan reaksi berlebihan untuk membuktikan bahwa mereka hadir dan mendengarkan.

Menurut seorang cyber psikolog Andrew Franklin, memperhatikan diri sendiri selama obrolan video sebagian merupakan cara untuk mengatasi rangsangan berlebihan dari obrolan video.

Mirip Zoom, Google Meet kini bisa tampung 16 orang di satu layar. [Antara/Dok Google]
Mirip Zoom, Google Meet kini bisa tampung 16 orang di satu layar. [Antara/Dok Google]

Penelitian menunjukkan bahwa banyak orang terlalu percaya diri dalam hal kemampuan multitasking dan pemrosesan informasi.

"Mengingat bahwa kita hanya memiliki layar terbatas ini di depan, kita yakin kita dapat memproses semua yang ada di depan kita," kata Franklin.

Karena segala sesuatu yang terjadi pada obrolan video terdapat pada satu layar yang relatif kecil, orang menganggap itu seharusnya mudah untuk memproses semua yang terjadi di dalamnya. Tapi bukan itu masalahnya.

baca juga

Banyak orang mengalami perubahan kepekaan, di mana hal-hal berubah tepat di depan mereka dan mereka tidak menyadarinya karena perhatian mereka ada di tempat lain. 

Kadang-kadang terlalu banyak hal yang terjadi sekaligus dalam panggilan video, seperti orang yang meregangkan badan atau menggerakkan meja mereka.

"Jika Anda berkonsentrasi pada satu tempat, seperti yang kami pelajari dalam berbicara di depan umum, menyampaikan apa yang Anda katakan, mematikan mikrofon Anda dan menyelesaikannya, itu tidak akan terlalu buruk," kata Franklin.

Tetapi orang-orang harus tahu bahwa pengawasan orang lain yang mungkin dirasakan ketika sedang melakukan obrolan Zoom tidak benar-benar ada

"Jika Anda merasa lelah gunakan panggilan telepon saja," saran Franklin. 

Dan ingat, jika Anda menatap diri sendiri, kemungkinan orang lain juga melakukan hal yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curi Atensi, Ternyata Ini Makna Kalung Mata Satu yang Dipakai Meghan Markle

Curi Atensi, Ternyata Ini Makna Kalung Mata Satu yang Dipakai Meghan Markle

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2020 | 14:04 WIB

Pandemi Covid-19, Warga Jepang Diminta Video Call dengan Belut di Akuarium

Pandemi Covid-19, Warga Jepang Diminta Video Call dengan Belut di Akuarium

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2020 | 03:55 WIB

Ngabuburit Virtual, Enaknya Ngapain Aja sih?

Ngabuburit Virtual, Enaknya Ngapain Aja sih?

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2020 | 15:10 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×