Tak Bisa Nongkrong Bikin Sindrom Cabin Fever, Ini Penjelasan Psikiater

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 04 Mei 2020 | 12:30 WIB
Tak Bisa Nongkrong Bikin Sindrom Cabin Fever, Ini Penjelasan Psikiater
Ilustrasi pusat perbelanjaan dan tempat nongkron sepi selama pandemi. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Tak Bisa Nongkrong Bikin Sindrom Cabin Fever, Ini Penjelasan Psikiater

Nggak bisa nongkrong dan hang out karena situasi pandemi menurut psikiater meningkatkan risiko terjadinya sindrom cabin fever. Kok bisa?

Menurut dr Andri, Sp.KJ, psikiater dari Klinik Psikosomatik RS OMNI Alam Sutera, beberapa orang memiliki kerentan lebih tinggi mengalami sindrom cabin fever. Salah satunya, orang-orang yang kesulitan beradaptasi karena lebih sering berada di luar rumah.

Ia menjelaskan, bisa jadi awalnya orang-orang ini tidak memiliki masalah kejiwaan apapun. Namun kebiasaan jarang di rumah membuatnya jenuh dan tidak bisa beradaptasi dengan situasi pandemi saat ini.

"Sulit mengendalikan diri dan beradaptasi dengan situasi sekarang. Karena mau nongkrong atau hangout juga tempatnya pada tutup, pusat keramaian tutup, mau nongkrong juga nggak bisa," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Sementara kelompok kedua yang juga rentan mengalami sindrom cabin fever adalah orang dengan masalah kejiwaan seperti gangguan kecemasan atau depresi. Berdiam di rumah saja tanpa melakukan apapun, apalagi di situasi pandemi, bisa membuat gangguan jiwa kambuh.

Pengidap gangguan kecemasan dan depresi misalnya, rentan mengalami serangan. Apalagi jika informasti tidak disaring, sehingga kabar tentang pandemi membuat gangguan yang dialami kambuh.

Ilustrasi pasangan kongkow di kafe. [Shutterstock]
Ilustrasi pasangan kongkow di kafe. [Shutterstock]

"Seperti yang sudah pernah saya bilang sebelumnya saat awal Covid-19 ini terjadi, yang punya gangguan jiwa rentan kambuh. Rasa kekhawatiran meningkat karena informasi dan kabar yang datang terus menerus," jelasnya.

Untuk mencegah sindrom cabin fever, dr Andri mengatakan ada beberapa solusi. Misalnya bagi yang stres karena tak bisa nongkrong, cobalah untuk memulai obrolan dengan tetangga, asal tetap menjaga jarak dan menggunakan masker.

"Jangan lupa juga untuk menyaring informasi yang kita terima. Dengar berita boleh saja tapi cukup 1 jam sehari. Kan masih banyak juga aktivitas lain yang bisa kita lakukan di rumah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Marah Tanpa Sebab Selama PSBB, Bisa Jadi Tanda Sindrom Cabin Fever

Sering Marah Tanpa Sebab Selama PSBB, Bisa Jadi Tanda Sindrom Cabin Fever

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:30 WIB

Stres Akibat Pandemi Corona? Begini Cara Mengatasinya

Stres Akibat Pandemi Corona? Begini Cara Mengatasinya

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 17:39 WIB

Data Psikiater: 1.522 Orang Indonesia Depresi Akibat Corona

Data Psikiater: 1.522 Orang Indonesia Depresi Akibat Corona

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:52 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB