Perusahaan Prancis Berencana Daftarkan Ribuan Subjek Uji Vaksin Covid-19

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 19:45 WIB
Perusahaan Prancis Berencana Daftarkan Ribuan Subjek Uji Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Perusahaan farmasi Prancis, Sanofi SA mengatakan berencana untuk mendaftarkan ribuan subyek secara global uji coba eksperimental vaksin virus corona. Pihaknya bekerjasama dengan GlaxoSmithKline Plc (GSK) dan mulai membahas pembelian lanjutan dengan beberapa negara.

Dilansir dari Jerussalem Post, Sanofi sedang mengerjakan dua proyek vaksin untuk mencegah Covid-19. Mereka mengatakan sedang menjajaki beberapa opsi pembuatan, termasuk kolaborasi baru dalam memastikan dan memenuhi permintaan.

Sanofi sendiri memiliki rekam jejak kuat dalam vaksin influenza. Mereka bahkan melakukan  uji coba Sanofi influenza sebelumnya telah mendaftarkan hingga 30.000 peserta.

Sanofi akan membawa antigen protein, yakni molekul yang dirancang untuk memicu respons kekebalan dalam tubuh berdasarkan platform yang digunakannya untuk vaksin influenza Flublok.

Sementara GSK akan menyumbang salah satu bahan pembantu yang bekerja dengan meningkatkan respons kekebalan untuk menghasilkan lebih banyak antibodi.

Eksekutif Sanofi Pasteur mengatakan, bahwa perusahaan berharap memulai uji coba tahap awal pada bulan September, dengan ratusan subjek terdaftar.

Uji coba vaksin Tahap I biasanya melibatkan sejumlah kecil sukarelawan sehat untuk menguji keamanan, namun Sanofi mengatakan telah memilih angka yang lebih tinggi untuk mendapatkan data yang lebih kuat lebih cepat.

Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

"Kami membayangkan Fase I untuk benar-benar memiliki beberapa ratus subjek, jadi ini benar-benar uji coba fase I dan II," kata John Shiver, kepala penelitian vaksin Sanofi.

Selain menemukan vaksin yang tepat, tantangan utama terletak pada manufaktur dalam skala besar dan mendistribusikan produk secara global.

"Kami akan membandingkan berbagai dosis vaksin dan itu sangat kritis. Ini akan memberi tahu kami tentang kapasitas pabrik dan apa yang perlu kami lakukan untuk menghasilkan jumlah dosis yang kami proyeksikan," kata Shiver.

Sanofi sebelumnya mengatakan dapat menghasilkan lebih dari satu miliar dosis. Proyeknya dengan GSK telah menerima dukungan keuangan dari Biomedical Advanced Research and Development Authority (BARDA) dari Departemen Kesehatan AS.

Uji coba tahap akhir dengan ribuan subjek yang membandingkan vaksin dengan plasebo diperkirakan akan berlangsung pada akhir tahun 2020 atau awal 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehilangan Pengikut, Influencer Seksi Ini Nangis tak Bisa Bayar Sewa Rumah

Kehilangan Pengikut, Influencer Seksi Ini Nangis tak Bisa Bayar Sewa Rumah

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2020 | 19:00 WIB

Obat Herbal Covid-19 Bikinan Madagaskar Bikin Malaria Jadi Kebal, Bahaya!

Obat Herbal Covid-19 Bikinan Madagaskar Bikin Malaria Jadi Kebal, Bahaya!

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 19:10 WIB

Penerbangan Domestik Dibuka, Calon Penumpang Tunjukkan Surat Jalan

Penerbangan Domestik Dibuka, Calon Penumpang Tunjukkan Surat Jalan

Foto | Kamis, 07 Mei 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB