Sembelit saat Puasa? Hindari 6 Makanan Ini!

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 10 Mei 2020 | 16:14 WIB
Sembelit saat Puasa? Hindari 6 Makanan Ini!
Ilustrasi sembelit.

Suara.com - Sembelit menjadi kondisi umum yang bisa menimpa siapa saja dan kapan saja, termasuk saat menjalani ibadah puasa Ramadan. Sembelit saat puasa memang merupakan salah satu keluhan yang kerap hadir.

Maka dari itu, untuk menghindari sembelit saat puasa, ada baiknya untuk memperhatikan apa yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur.

Dirangkum dari Medical News Today, berikut makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari atau dikurangi konsumsinya agar tidak sembelit saat puasa.

1. Nasi putih
Nasi putih termasuk hasil dari biji-bijian olahan yang mengandung lebih sedikit serat daripada biji-bijian utuh, membuatnya lebih memicu sembelit.

2. Daging merah
Daging merah umumnya tinggi lemak dan rendah serat, suatu kombinasi nutrisi yang dapat meningkatkan risiko sembelit. Tidak seperti jenis daging lainnya, seperti unggas dan ikan, daging merah umumnya mengandung jumlah lemak yang lebih tinggi, dan makanan berlemak tinggi membutuhkan waktu lebih lama bagi tubuh untuk dicerna.

Ilustrasi gorengan. (Shutterstock)
Ilustrasi gorengan. (Shutterstock)

3. Gorengan
Gorengan saat berbuka memang menggoda, tapi makanan ini mengandung kadar lemak yang tinggi sehingga sulit dicerna tubuh yang pada akhirnya memicu sembelit. Jangan makan gorengan terlalu banyak saat berbuka.

4. Makanan cepat saji
Seperti gorengan, makanan cepat saji mengandung banyak garam, yang dapat menurunkan kadar air tinja, mengeringkannya, dan membuatnya lebih sulit untuk didorong keluar.

Burger merupakan salah satu contoh makanan cepat saji yang digemari banyak orang. (sumber: Visualphotos)
Burger merupakan salah satu contoh makanan cepat saji yang digemari banyak orang. (sumber: Visualphotos)

5. Makanan olahan susu
Dalam jumlah besar, produk susu, seperti susu, keju, yogurt, dan es krim, dapat menyebabkan banyak orang menjadi sembelit.

6. Makanan tinggi gula
Berbuka dengan yang manis menjadi budaya bagi banyak orang, tapi terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula akan menyebabkan sembelit. Sebab mereka minim serat baik untuk saluran pencernaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Buka Puasa Makan Gorengan? Ini 5 Kerusakan Kulit yang Bakal Terjadi

Sering Buka Puasa Makan Gorengan? Ini 5 Kerusakan Kulit yang Bakal Terjadi

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:31 WIB

Makanan dan Minuman yang Perlu Kamu Hindari Saat Buka Puasa

Makanan dan Minuman yang Perlu Kamu Hindari Saat Buka Puasa

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:28 WIB

Tiga Cara Mengobati Sembelit Saat Di Rumah Aja, Nggak Perlu Ke Dokter!

Tiga Cara Mengobati Sembelit Saat Di Rumah Aja, Nggak Perlu Ke Dokter!

Health | Selasa, 21 April 2020 | 17:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB