Longgarkan Lockdown, Kasus Corona Covid-19 di Jerman Malah Meningkat

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Senin, 11 Mei 2020 | 11:41 WIB
Longgarkan Lockdown, Kasus Corona Covid-19 di Jerman Malah Meningkat
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Longgarkan Lockdown, Kasus Corona Covid-19 di Jerman Malah Meningkat  

Kasus infeksi di Jerman dilaporkan meningkat hanya beberapa hari setelah negara tersebut mengumumkan akan melonggarkan pembatasan lockdown.

Dilansir BBC, menurut Robert Koch Institute (RKI), angka reproduksi atau perkiraan jumlah pasien terkonfirmasi terinfeksi berada di atas 1. Artinya jumlah infeksi virus corona semakin meningkat di negara tersebut.

Laporan ini datang setelah ribuan warga Jerman berkumpul untuk meminta lockdown diberhentikan.

Kepolisian Kota Berlin, Jerman, mengamankan seorang demonstran yang memprotes kebijakan lockdown, Sabtu (25/4/2020). [AFP/Tobias Schwarz]
Kepolisian Kota Berlin, Jerman, mengamankan seorang demonstran yang memprotes kebijakan lockdown, Sabtu (25/4/2020). [AFP/Tobias Schwarz]

Angka reproduksi merupakan sebuah cara untuk menilai kemampuan suatu penyakit untuk menyebar. Ini bukan angka yang pasti karena dapat berubah ketika perilaku berganti atau adanya imunitas yang berkembang.

Ini adalah satu dari tiga upaya penting untuk meninjau wabah tersebut, dua lainnya adalah keparahan gejala dan jumlah kasus.

Laporan dari agen kesehatan publik mengatakan bahwa angka reproduksi Jerman diperkirakan berada pada angka 1,13. Sebelumnya, selama tiga minggu angka tersebut berada di bawah 1.

Mereka belum tahu pasti apakah hal ini akan menjadi tren yang berlanjut ataupun kasus akan kembali meningkat.

Jerman menuai banyak pujian akan responsnya terhadap wabah ini. Tes massal dan lockdown yang efektif telah membantu jumlah kematian lebih rendah daripada negara-negara di Eropa lainnya.

baca juga

Kanselir Angela Merkel mengumumkan kelonggaran pembatasan nasional pada hari Rabu setelah mendiskusikannya bersama pemimpin 16 negara bagian.

Semua toko boleh dibuka kembali, para murid akan kembali ke kelas dan bahkan Bundesliga, liga sepakbola Jerman ternama juga akan dimulai kembali di akhir pekan nanti.

Namun banyak orang yang mengeluh dan memprotes ingin lockdown ini diberhentikan lebih cepat.

Jerman merupakan negara ketujuh dengan jumlah kasus terbanyak dengan total kasus per Senin (11/5) adalah 171.879. Total kematian di negara ini terhitung cukup kecil, yakni 7.569 jiwa, demikian dilaporkan Worldometers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebulan Bebas Virus, Wuhan Kembali Laporkan Kasus Corona Covid-19 Baru!

Sebulan Bebas Virus, Wuhan Kembali Laporkan Kasus Corona Covid-19 Baru!

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 10:30 WIB

Sydney Longgarkan Lockdown Mulai 15 Mei, Izinkan Acara Pernikahan

Sydney Longgarkan Lockdown Mulai 15 Mei, Izinkan Acara Pernikahan

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 17:13 WIB

Alhamdulillah, Masjid  di Jerman Buka Lagi Setelah Longgarkan Lockdown

Alhamdulillah, Masjid di Jerman Buka Lagi Setelah Longgarkan Lockdown

Video | Senin, 11 Mei 2020 | 05:35 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB