Hindari Perut Kembung saat Berpuasa, Lakukan Ini untuk Mencegahnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2020 | 19:30 WIB
Hindari Perut Kembung saat Berpuasa, Lakukan Ini untuk Mencegahnya!
Ilustrasi sakit perut, perut kembung. (Shutterstock)

Suara.com - Saat berbuka puasa Ramadan, kebanyakan orang cenderung mengonsumsi makanan dan minuman apapun. Padahal metabolisme tubuh Anda sedang melambat karena sudah menahan makan dan minum dalam waktu lama.

Di sisi lain, beberapa orang mungkin juga mengeluhkan perut kembung ketika menjalani ibadah puasa Ramadan.

Karena dilansir oleh Arab News, beberapa makanan dan minuman bisa membuat perut kembung, meskipun tergolong makanan sehat.

Adapun makanan sehat yang bisa menyebabkan perut kembung, antara lain kacang (merah, kedelain dan hijau), lentil dan buncis. Semua makanan itu adalah sumber kalsium, vitamin B, magnesium, folat dan seng yang baik.

Makanan itu juga tinggi protein, penuh serat, kaya antioksidan, rendah lemak dan memiliki indeks glikemik rendah untuk mengendalikan gula darah. Semua makanan itu juga membantu meningkatkan kadar koleterol dan melindungi jantung serta usus.

Sayangnya, makanan sehat itu semua bisa menyebabkan perut kembung ketika berpuasa. Kondisi ini disebabkan oleh oligosaccharides dan serat.

Oligosaccharides adalah jenis gula yang tidak bisa dicerna oleh usus halus sepenuhnya. Jenis gula itu juga langsung menuju usus besar, tempat bakteri memecahnya.

Ilustrasi berpuasa (Shutterstock)
Ilustrasi berpuasa (Shutterstock)

Proses inilah yang menyebabkan fermentasi dan produksi gas. Prinsip yang sama juga berlaku untuk makanan lain yang masuk ke usus besar tanpa diserap oleh usus kecil.

Semua makanan jenis itu pasti akan menghasilkan gas dan membuat perut kembung. Beberapa contohnya, bawang putih, bawang merah, kacang polong dan kubis.

Meski begitu, ada cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi perut kembung, antara lain:

1. Rendam kacang dalam banyak air semalaman sebelum diolah untuk dikonsumsi.

2. Jika Anda tidak punya cukup waktu untuk merendam kacang semalaman, masukkan ke dalam air dan didihkan. Kemudian, rendam selama beberapa jam sebelum mengganti air dan rebus kembali.

3. Jangan menggunakan air rendaman untuk memasak kacang. Karena, air rendaman itu berfungsi untuk menghilangkan oligosakarida dalam kacang yang tidak bisa dicerna dan menyebabkan kembung.

4. Minumlah air yang cukup untuk membantu sistem pencernaan menangani peningkatan serat makanan.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

5. Makanlah makanan yang menyebabkan kembung ini dalam jumlah kecil, misalnya kacang, tidak lebih dari secangkir per makan. Anda memerlukan makanan itu hanya sebagai sumber protein, jadi Anda perlu menambahkan makanan dengan tepung, seperti nasi agar kenyang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Puasa Bisa Bantu Cegah Penyakit dan Ubah Enzim di Hati

Peneliti: Puasa Bisa Bantu Cegah Penyakit dan Ubah Enzim di Hati

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 15:32 WIB

5 Kiat Antimalas Saat Jalani Puasa Ramadan, Apa Saja?

5 Kiat Antimalas Saat Jalani Puasa Ramadan, Apa Saja?

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:00 WIB

Agar Tak Lemas selama Puasa Ramadan, Hindari 4 Makanan Ini saat Sahur!

Agar Tak Lemas selama Puasa Ramadan, Hindari 4 Makanan Ini saat Sahur!

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB