Stop 6 Kebiasaan Ini, Bisa Bikin Virus dan Bakteri Menyebar

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 09:52 WIB
Stop 6 Kebiasaan Ini, Bisa Bikin Virus dan Bakteri Menyebar
Kebiasaan menggigit pulpen. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah pandemi virus corona menyebabkan kita semua untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan diri kita. Kita jadi harus semakin sering mencuci tangan dan secara ketat mengikuti semua aturan kebersihan yang diimbau oleh para pakar kesehatan.

Akan tetapi masih ada beberapa kebiasaan jorok yang tanpa kita sadari dapat menyebarkan bakteri dan virus. Parahnya lagi, kebiasaan ini juga masih kita lakukan.

Ada enam kebiasaan yang sering kita lakukan tanpa sadar. Dikutip dari Times of India, berikut di antaranya.

1. Tidak menutup toilet saat mengguyurnya

Menurut American Journal of Infection Control, saat kita mengguyur toilet menggunakan tombol flush, kandungan dalam toilet, yakni air dan bakteri serta virus, bisa terlempar keluar di udara.

Jika kamu tidak menutupnya, ini bisa mengkontaminasi tanganmu, permukaan kamar mandi, dan barang-barang yang berada di dekat toilet seperti sikat gigi dan botol sampo.

2. Menggigit pulpen

Ini merupakan kebiasaan yang sering dilakukan baik orang dewasa maupun anak-anak. Terkadang kita juga melakukannya walaupun pulpen tersebut bukan milik kita. Tentu hal ini jadi jorok karena kita tidak tahu apakah pulpen tersebut bersih atau tidak. Eww!

3. Menggunakan mulut untuk membuka sesuatu.

Seringkali kita menggunakan mulut untuk membuka sesuatu, misal dengan cara menggigitnya. Walau terlihat mudah, namun sebenarnya kebiasaan ini jorok. Bayangkan sudah berapa banyak orang yang menyentuh barang tersebut sebelum sampai ke tangan Anda. Gunakan gunting untuk membukanya.

4. Tidak mengganti spons dapur

Spons dapur jarang diganti? Hati-hati. karena bisa jadi sarang bakteri dan virus. Gantilah spons dapur Anda seminggu sekali, atau bergantung seberapa sering Anda gunakan.

5. Tidak mendisinfeksi mainan anak

Anak kecil kerap memasukkan apa yang mereka pegang ke dalam mulut mereka, termasuk mainan. Mereka juga sering melemparnya ke tanah dan mengupil saat bermain.

Sistem imun yang belum berkembang bisa membuat mereka rentan terkena infeksi. Oleh karena itu, para orang tua wajib mendisinfeksi mainan anak tiap minggu atau lebih sering.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebiasaan Menggigit Kuku, Pria Ini Alami Ruam dan Nyaris Meninggal Dunia

Kebiasaan Menggigit Kuku, Pria Ini Alami Ruam dan Nyaris Meninggal Dunia

Health | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:39 WIB

Rambut Ubanan sebelum Usia 30 Tahun? Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Ini

Rambut Ubanan sebelum Usia 30 Tahun? Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Ini

Health | Rabu, 18 Desember 2019 | 14:53 WIB

Wajib Tahu, 4 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Pola Hidup Sehat Anda Lho!

Wajib Tahu, 4 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Pola Hidup Sehat Anda Lho!

Health | Senin, 04 November 2019 | 05:32 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB