Virus Corona China, Ahli Prediksi Penularan akan Menurun saat Musim Panas

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 07 Februari 2020 | 12:11 WIB
Virus Corona China, Ahli Prediksi Penularan akan Menurun saat Musim Panas
Lalu lintas di Jalan lingkar 2 Beijing seksi Dongzhimen, sepi, pada 2 Februari 2020. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

Suara.com - Per 6 Febuari 2020, korban meninggal akibat virus corona sudah mencapai lebih dari 600 orang dan telah menginfeksi lebih dari 31 ribu orang di seluruh dunia.

Para ahli pun memperkirakan wabah virus corona ini akan berhenti pada Mei 2020 mendatang. Hal ini berkaitan dengan cuaca di China saat Mei 2020.

Dalam ssebuah tulisan untuk CNA dilansir oleh World of Buzz, dua ahli di Singapura, Asisten Profesor Jyoti Somani dan Profesor Paul Ananth Tambyah dari Sekolah Kedokteran Nasional Yong Loo Lin telah mengungkapkan prediksi mereka.

1. Iklim dan cuaca memengaruhi penyebaran virus

Para ahli mengatakan wabah virus corona 2019-nCoV ini mirip dengan infeksi influenza dan SARS yang memiliki pola musiman. Ketika memasuki musim panas pada Mei 2020, suhu di China akan naik dan jumlah kasus virus corona kemungkinan akan menurun tajam.

Karena, suhu iklim yang meningkat itulah memengaruhi penyebaran virus corona di China. Biasanya, musim penyakit flu akan dimulai pada bulan Desember dan mencapai puncaknya pada Januari atau Febuari di daerah yang beriklim sedang. Setelah itu, kasus orang sakit flu akan berkurang.

warga di cek suhu tubuhnya saat sosialisasi mengenai Virus Corona di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
warga di cek suhu tubuhnya saat sosialisasi mengenai Virus Corona di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Menurut mereka ada beberapa faktor yang memengaruhi infeksi virus, seperti kekeringan udara, suhu udara dan radiasi sinar ultraviolet dari matahari.

Mereka meyakini prediksi soal virus corona ini kemungkinan besar benar, karena wabah SARS juga berhenti ketika musim panas 2013 lalu. Saat itu angka kasus SARS mulai menurun drastis.

2. Kontak dekat dengan orang lain selama musim dingin

baca juga

Kala cuaca dingin, orang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan dan memiliki kontak dekat dengan orang lain.

Kondisi ini membuat mereka lebih rentan terinfeksi virus corona karena berhubungan dekat dengan orang yang mungkin sudah terinfeksi tanpa gejala.

3. Virus bertahan lebih lama selama musim dingin

Menurut penelitian, salah satu penyebab penyebaran virus corona sangat cepat karena cuaca yang dingin. Kondisi ini membuat virus 30 kali lebih kuat bertahan lama dengan suhu 6 derajat celcius. Berbeda bila suhunya mencapai 20 derajat celcius.

Para ilmuwan juga mengungkapkan bahwa virus SARS bertahan lebih lama di suhu rendah dan kelembapan rendah dibandingkan dengan suhu dengan kelembapan tinggi.

Sehingga wabah SARS di Hong Kong dan Singapura kala itu bertahan lebih lama karena penggunaan AC yang intensif, tidak seperti negara di Asia Tenggara yang hangat dan lembab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Virus Corona Baru di Singapura Diduga Berasal dari Pertemuan Bisnis

Kasus Virus Corona Baru di Singapura Diduga Berasal dari Pertemuan Bisnis

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 11:30 WIB

Mengharukan, Ibu Jadi Perawat Terpisah dari Anak Gara-gara Virus Corona

Mengharukan, Ibu Jadi Perawat Terpisah dari Anak Gara-gara Virus Corona

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:51 WIB

Update Virus Corona: 31 Ribu Orang Positif Terinfeksi, 636 Meninggal Dunia

Update Virus Corona: 31 Ribu Orang Positif Terinfeksi, 636 Meninggal Dunia

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:33 WIB

Terkini

Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Pakar Jelaskan Kenapa PHPU Tak Bisa Diajukan Setelah Presiden Dilantik

Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Pakar Jelaskan Kenapa PHPU Tak Bisa Diajukan Setelah Presiden Dilantik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Sinopsis The Lament of Autumn: Pertaruhan Nyawa 10 Hari Demi Keadilan

Sinopsis The Lament of Autumn: Pertaruhan Nyawa 10 Hari Demi Keadilan

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Tumbang dari China, Recurve Beregu Putri Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games 2026

Tumbang dari China, Recurve Beregu Putri Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games 2026

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Ojol Bisa Ajukan KUR Rp100 Juta Tanpa Agunan, Tapi Tak Otomatis Cair Penuh

Ojol Bisa Ajukan KUR Rp100 Juta Tanpa Agunan, Tapi Tak Otomatis Cair Penuh

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Yunus Nusi Sampai Turun ke Lapangan Perkara Injury Time 2 Jadi 7 Menit

Yunus Nusi Sampai Turun ke Lapangan Perkara Injury Time 2 Jadi 7 Menit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Kemenkeu Sudah Anggarkan Cicilan KDMP ke Himbara, Pencairan Tunggu Audit BPK

Kemenkeu Sudah Anggarkan Cicilan KDMP ke Himbara, Pencairan Tunggu Audit BPK

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Pusat Kebugaran Bertransformasi Jadi Ruang Komunitas

Bukan Sekadar Angkat Beban, Pusat Kebugaran Bertransformasi Jadi Ruang Komunitas

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Sopir Eks Pimpinan Ponpes di Lombok Diduga Cabuli 4 Santriwati

Sopir Eks Pimpinan Ponpes di Lombok Diduga Cabuli 4 Santriwati

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia

Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Pemprov DKI Resmi Buka Pendataan KJMU Tahap II 2026, Cek Syaratnya

Pemprov DKI Resmi Buka Pendataan KJMU Tahap II 2026, Cek Syaratnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:22 WIB

×