Sama Seperti Anak Remaja, Anjing Juga Alami Masa Puber dan Begini Tandanya!

Jum'at, 15 Mei 2020 | 13:55 WIB
Sama Seperti Anak Remaja, Anjing Juga Alami Masa Puber dan Begini Tandanya!
Ilustrasi anjing labrador. (Pixabay)

Suara.com - Penelitian baru menemukan bahwa anjing tidak kebal terhadap blues pubertas. Anjing juga melewati 'masa remaja' yang sama seperti manusia.

Penelitian dalam jurnal Biology Letters, para ilmuwan dari Universitas Nottingham dan Universitas Newcastle di Inggris menemukan bukti bahwa anak-anak anjing juga memasuki 'masa remaja' dan mengalami 'pubertas' sama seperti manusia.

Para peneliti pun sudah menganalisis masa remaja anjing labrador, golden retriever dan crossbreed yang umumnya terjadi ketika gigi taringnya sudah muncul pada usia 6 hingga 9 bulan.

Saat memasuki masa 'puber', peneliti menemukan bahwa anjing akan cenderung mengabaikan perintah dari pengasuhnya dan lebih sulit untuk dilatih.

Karena, anjing merasa tidak aman mengenai hubungannya dengan sang pemilik. Sehingga ia memperburuk perilakunya.

Pada anak anjing, masa 'pubertas' ditandai dengan meningkatkan kecemasan dan mencari perhatian ketika dipisahkan dengan pemiliknya.

Ilustrasi anjing labrador. (Pixabay)
Ilustrasi anjing labrador. (Pixabay)

Anjing betina yang merasa tidak aman lebih mungkin mengalami masa pubertas lebih awal daripada anjing jantan.

"Masa puber adalah waktu yang sangat penting dalam kehidupan anjing," jelas penulis utama Dr Lucy Asher dikutip dari New York Post.

Studi tersebut meminta pemilik harus mengingat masa puber anjing sebelum mengadopsi atau membiarkan anjingnya diadopsi oleh orang asing atau orang lain.

Baca Juga: Ngeri, Virus Corona Covid-19 20 Kali Lebih Mematikan dari Flu Biasa

"Pada masa itulah anjing yang sudah lama dipelihara bukan lagi anak anjing kecil yang lucu dan bisa diatur. Pemilik mungkin akan terheran anjingnya lebih menantang dan sulit dikendalikan," tambah Asher.

Sama halnya dengan anak remaja, pemilik juga perlu menyadari kalau anjing juga melalui masa puber yang nantinya akan berlalu.

"Banyak pemilik dan profesional anjing menyadari bahwa anjing bisa lebih sulit dikendalikan ketika melalui masa puber. Tapi, belum ada catatan empiris mengenai hal itu sampai sekarang," jelas Dr Naomi Harvey.

Menurutnya, konflik antara anjing dan pemiliknya lebih spesifik mengenai pengasuh utama anjing. Penelitian juga mengatakan bahwa berteriak keras pada anjing juga tidak akan membuatnya lebih cepat paham.

Selain itu, pemilik juga tidak perlu menghukum anjingnya ketika sulit dikendalikan. Karena, perilaku yang buruk dan sulit dikendalikan ini mungkin hanya terjadi selama masa puber saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI