Peneliti Buktikan Virus Corona Covid-19 Menyebar Cepat di Restoran

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 17 Mei 2020 | 15:28 WIB
Peneliti Buktikan Virus Corona Covid-19 Menyebar Cepat di Restoran
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini jumlah kasus positif virus corona Covid-19 di dunia mencapai 4,5 juta orang dan jumlah kematian mencapai lebih dari 300 ribu orang.

Para peneliti pun berusaha memahami dan menemukan penyebab virus corona Covid-19 itu menyebar dengan cepat dan mematikan.

Seorang penyiar publik NHK dan dokter spesialis penyakit pun membuat sebuah eksperimen video menggunakan zat fluoresen untuk menunjukkan seberapa cepat kuman bisa menyebar di berbagai permukaan di restoran, prasmanan dan kapal pesiar.

Percobaan ini dimulai dengan 1 tamu dari 10 orang disebuah restoran pramanan yang menggunakan zat fluoresen ditangani sebagai pengganti virus corona Covid-19.

Saat makan, semua tamu berperilaku dengan cara biasa. Mulai dari memiliki peralatan makan, memilih makanan yang dinikmati, memeriksa ponsel dan kebiasaan sehari-hari seperti biasanya.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Pada akhir percobaan, para peneliti menyalakan cahaya hitam yang memperlihatkan zat fluoresen di tangan salah satu peserta yang sudah menyebar ke piring, peralatan makan dan seluruh wajah tamu.

Eksperimen ini menyimpulkan betapa mudahnya sebuah virus bisa menyebar antar manusia di restoran.

Karena itu, tindakan pencegahan yang tepat sangat penting untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona Covid-19 lebih luas.

Eksperimen kedua di lingkungan yang sama menunjukkan pentingnya mempraktikkan teknik kebersihan yang tepat. Orang yang sudah terinfeksi dan pengunjung lainnya mencuci tangan mereka berkali-kali.

Semua peserta mencuci tangan sebelum dan setelah makan dengan peralatan makan yang dibersihkan dan diganti lebih sering dari biasanya.

Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Seorang profesor klinis dalam patologi di Universitas Hong Kong dilansir oleh Express, menunjukkan bagaimana virus itu menyebar ke permukaan dan setiap orang secara efisien.

"Saya pikir video itu benar-benar menyoroti sejauh mana kebersihan untuk menghentikan penyebaran virus," katanya.

David Veesler, seorang ahli virologi struktural di University of Washington di Seattle mengatakan pemahaman mengenai penularan virus adalah kunci penahanan dan pencegahan penularan virus di masa depan.

"Virus baru ini menyebar jauh lebih mudah daripada yang lain dan menyebabkan sindrom pernapasan akut parah (SARS) serta menginfeksi lebih dari jumlah orang yang tertular SARS," kara David.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerja di Tempat Laundry, Bisakah Menularkan Covid-19 dari Pakaian?

Kerja di Tempat Laundry, Bisakah Menularkan Covid-19 dari Pakaian?

Health | Minggu, 17 Mei 2020 | 15:12 WIB

Menhub Budi Karya Alami Penurunan Fungsi Otot, Ternyata Ini Efek Covid-19!

Menhub Budi Karya Alami Penurunan Fungsi Otot, Ternyata Ini Efek Covid-19!

Health | Minggu, 17 Mei 2020 | 14:02 WIB

Update 17 Mei 2020: DKI Catat 5.922 Positif Corona dan 7.205 Berstatus OTG

Update 17 Mei 2020: DKI Catat 5.922 Positif Corona dan 7.205 Berstatus OTG

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB