Balita Tampak Murung dan Sedih, Orangtua Wajib Lakukan Dua Hal Ini

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Balita Tampak Murung dan Sedih, Orangtua Wajib Lakukan Dua Hal Ini
Ilustrasi anak sedih. (Shutterstock)

Balita yang sedang murung dan sedih bisa jadi mengalami masalah. Di sini, peran orangtua untuk menenangkan anak wajib dilakukan dengan cara tepat. Seperti apa?

Suara.com - Balita Tampak Murung dan Sedih, Orangtua Wajib Lakukan Dua Hal Ini

Masalah bukan hanya bisa dimiliki oleh orang dewasa. Anak-anak usia balita juga berpotensi memiliki masalah yang mengganggu dirinya.

Namun tidak seperti orang dewasa, anak-anak belum mengerti apa yang dirasakannya. Sehingga tidak bisa menyampaikan dengan jelas masalah yang dirasakannya.

Saat merasa ada yang tidak nyaman dalam dirinya, anak-anak akan cenderung lebih murung dari biasanya. Saat itulah peran orangtua sangat dibutuhkan untuk membantu anak mengatasi masalahnya.

Psikolog dari Universitas Al Azhar Nurfadilah M. Psi., menyarankan, hal pertama yang harus dilakukan orangtua untuk membantu anak menyelesaikan masalah adalah bersikap tenang dan santai. Ajak anak bicara dengan komunikasi yang jelas bukan menggunakan bahasa bayi.

"Bonding harus benar-benar ditunjukan. Jadi anak benar-benar merasa aman," kata Nurfa dalam diskusi online Koalisi PAUD HI Nasional, Senin (18/5/2020).

Saat berbicara dengan anak, orangtua perlu menunjukan kepedulian dan oerhatian secara penuh. Tujuannya, kata Nurfa, agar anak merasa mendapat dukungan dari orangtuanya.

Dukungan itu bisa diberikan dengan mengatakan perkataan yang menenangkan atau menyemangati.

Ilustrasi anak sedih di pelukan orangtua. (Shutterstock)
Ilustrasi anak sedih di pelukan orangtua. (Shutterstock)

"Tunjukan perhatian penuh. Jadi tidak disambi (mengerjakan pekerjaan lain), anak juga jadinya tidak merasa orangtuanya hadir buat dia. Ini penting agar permasalahan anak tidak berlanjut," jelasnya.

Menurut Nurfa, adakalanya orangtua tidak bisa menangani anak yang memiliki masalah. Sehingga membutuhkan bantuan profesional media.

Meski begitu, orangtua harus tahu tanda-tanda anak jika membutuhkan bantuan profesional. Seperti tangisan tak terkendali hingga menyakiti dirinya sendiri atau orang lain bahkan merusak barang, mengalami gangguan tidur, sedih teramat dalam atau marah berlebihan.

"Juga bisa penyakit fisik terkait stres seperti sakit kepala kemudian kebiasaan buruk dimasa lalu muncul lagi, misalnya sebelumnya udah gak ngompol tiba-tiba ngompol lagi," tuturnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS