Kabar Baik, CDC Sebut Virus Corona Covid-19 Tak Mudah Menular di Permukaan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 14:50 WIB
Kabar Baik, CDC Sebut Virus Corona Covid-19 Tak Mudah Menular di Permukaan
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kabar Baik, CDC Sebut Virus Corona Corona Tak Mudah Menular di Permukaan

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat baru-baru ini mengatakan bahwa virus corona baru “tidak menyebar dengan mudah” melalui permukaan atau benda yang tersentuh.

Pada awal Maret, badan kesehatan itu memperingatkan bahwa "mungkin saja" virus itu bisa menular dari permukaan yang telah terkontaminasi.

COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].
COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].

"Mungkin saja seseorang bisa mendapatkan Covid-19 dengan menyentuh permukaan atau objek yang memiliki virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata mereka sendiri," kata laman web CDC.

CDC menyebut bahwa ni tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus, tetapi mereka masih belajar lebih banyak tentang virus ini.

Cara lain agar virus tidak mudah menyebar adalah dari hewan ke manusia atau manusia ke hewan. Demikian seperti dilansir dari NY Post.

Tidak jelas kapan CDC memperbarui panduannya.Hingga kini masih belum ada penjelasan resmi terkait perubahan pedoman itu.

Mereka terus mencatat bahwa virus tersebut diperkirakan terutama menyebar dari orang ke orang - bahkan oleh mereka yang tidak menunjukkan gejala.

Secara khusus, itu terutama menyebar di antara orang-orang yang berada dalam kontak dekat, dalam jarak 6 kaki satu sama lain, ketika seseorang dengan infeksi batuk, bersin atau berbicara, menyebabkan tetesan mendarat di mulut atau hidung orang lain.

Food and Drug Administration mengatakan bulan lalu tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus dapat menyebar melalui makanan, atau pembungkusnya.

"Masalah terbesar adalah bahwa orang terkena Covid-19 dari orang lain," kata Marilyn Roberts, seorang ahli mikrobiologi dan profesor di University of Washington.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Menurun, Jepang akan Cabut Status Darurat Covid-19 di 3 Kota

Kasus Corona Menurun, Jepang akan Cabut Status Darurat Covid-19 di 3 Kota

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:24 WIB

Bisakah Kosmetik Jadi Media Penularan Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

Bisakah Kosmetik Jadi Media Penularan Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:13 WIB

Studi: Monyet Tunjukkan Reaksi Antibodi setelah Infeksi Kedua dan Vaksin

Studi: Monyet Tunjukkan Reaksi Antibodi setelah Infeksi Kedua dan Vaksin

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 12:25 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB