WHO: Pandemi Membuat 80 Juta Anak Tidak Mendapatkan Vaksinasi Penting

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Sabtu, 23 Mei 2020 | 15:29 WIB
WHO: Pandemi Membuat 80 Juta Anak Tidak Mendapatkan Vaksinasi Penting
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 80 juta bayi di seluruh dunia kehilangan vaksin rutin anak-anak karena pandemi virus corona. Hal itu dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (22/5/2020).

Menurut rilis berita oleh WHO, bersama inisiatif vaksin global Gavi, United National Children's Fund UNICEF, dan Sabin Vaccine Institute, menyatakan bahwa pandemi telah mengganggu program vaksinasi di 68 negara.

Melansir dari CNN, laporan itu mengatakan setidaknya 80 juta anak di bawah usia 1 tahun yang tinggal di negara-negara tersebut.

"Kami tidak dapat menukar satu wabah mematikan dengan wabah yang mematikan lain," kata direktur Eksekutif UNICEF, Henrietta Fore mengatakan pada konferensi pers.

WHO merilis panduan baru untuk negara-negara tentang bagaimana mereka dapat melanjutkan kampanye vaksinasi dengan aman selama pandemi.

"Salah satu masalah besar yang kami temukan adalah bahwa orang enggan datang untuk layanan imunisasi karena kepedulian terhadap diri mereka sendiri, dan tentu saja untuk para pekerja perawatan kesehatan," kata direktur vaksin WHO, Dr. Kate O'Brien saat konferensi pers virtual.

Selain itu, lebih sedikit petugas kesehatan yang biasanya memberikan vaksin dapat melakukannya karena pembatasan perjalanan atau kurangnya peralatan pelindung diri.

"Gangguan pada program imunisasi dari pandemi Covid-19 mengancam kemajuan yang telah diupayakan selama beberapa dekade terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin seperti campak," kata Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Kita tidak bisa membiarkan perjuangan kita melawan satu penyakit dengan mengorbankan kemajuan jangka panjang dalam melawan penyakit lain," kata Fore.

baca juga

"Kami memiliki vaksin efektif untuk campak, polio, dan kolera. Walaupun keadaan mungkin mengharuskan kami untuk sementara waktu menghentikan beberapa upaya imunisasi, imunisasi ini harus dimulai kembali dilakukan sesegera mungkin," tambahnya.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Kampanye imunisasi campak telah dihentikan di 27 negara, sementara upaya untuk memvaksinasi anak-anak melawan polio dihentikan di 38 negara selama pandemi.

WHO mengatakan akhir tahun lalu campak melonjak secara global karena gangguan pada kampanye vaksinasi. Akibatnya, lebih dari 140.000 orang meninggal, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak.

Departemen Kesehatan Masyarakat California mengatakan vaksinasi anak-anak di California menurun lebih dari 40 persen pada April 2020 dibandingkan dengan April 2019.

American Academy of Pediatrics mengatakan dokter anak harus melakukan semua yang mereka bisa agar orang tua mau membawa anak-anak untuk vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kandidat Vaksin Covid-19 pada Uji Manusia Terbukti Aman, Hasilkan Antibodi

Kandidat Vaksin Covid-19 pada Uji Manusia Terbukti Aman, Hasilkan Antibodi

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 14:53 WIB

Tak Beli Baju Baru? Ini 7 Referensi Mix and Match Baju Lama untuk Lebaran

Tak Beli Baju Baru? Ini 7 Referensi Mix and Match Baju Lama untuk Lebaran

Video | Sabtu, 23 Mei 2020 | 14:00 WIB

Anthony Fauci: Aturan Terlalu Lama di Rumah Bisa Sebabkan Kerusakan!

Anthony Fauci: Aturan Terlalu Lama di Rumah Bisa Sebabkan Kerusakan!

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 13:40 WIB

Terkini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

×