Hentikan Kebiasaan Mengupil, Pakar Jelaskan Bahaya yang Mengintai!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 27 Mei 2020 | 14:41 WIB
Hentikan Kebiasaan Mengupil, Pakar Jelaskan Bahaya yang Mengintai!
mengupil. (Shutterstock)

Suara.com - Mengupil mungkin terdengar sebagai kebiasaan yang menjijikan dan jorok, tetapi banyak orang tanpa sadar melakukannya berulang kali.

Biasanya orang akan mengupil ketika merasa ada sesuatu yang menyumbat, gatal dan aneh di dalam hidungnya. Beberapa orang mungkin melakukannya dengan menggunakan tisu, tapi ada pula yang tidak.

Sebenarnya upil terbentuk ketika lendir, silia, rambut-rambut kecil yang melapisi lubang hidung, menjebak debu, kotoran, kuman dan serbuk sari yang masuk ke rongga hidung.

Saat upil menumpuk di hidung, tentu itu membuat ketidaknyamanan dan mencoba meniupnya keluar mungkin tidak akan berhasil.

Namun, keseringan mengupil juga bukan kebiasaan yang baik. Irvin Sulapas, asisten profesor kedokteran olahraga di Departemen Family & Community Medicine di Baylor College of Medicine di Houston, Texas mengatakan mengupil bisa menyebabkan lecet dan pendarahan di dalam lubang hidung.

Ilustrasi mengupil. (Shutterstock)
Ilustrasi mengupil. (Shutterstock)

Luka itu mungkin tidak terlalu parah, tetapi kuman dari tangan yang masuk ke saluran hidung bisa menyebabkan infeksi pernapasan.

"Ada banyak bakteri di kuku. Saat Anda mengupil, beberapa bakteri itu bisa berpindah ke lubang hidung dan meningkatkan risiko infeksi," katanya dikutip dari The Healthy.

Hal ini sama seperti ketika Anda mencoba menggigit kuku, maka risiko infeksi akan lebih tinggi ketika bakteri atau kuman di tangan masuk ke dalam mulut.

Karena itulah, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan seseorang tidak menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan yang tidak dicuci.

baca juga

Dalam kasus yang lebih buruk, mengupil bisa merobek lubang hidung, jaringan tulang rawan yang memisahkan lubang hidung.

Terlebih anak-anak yang suka mengupil tanpa memperhatikan kebersihan tangan. Cara ini bisa menempatkan mereka pada risiko besar mengalami iritasi dan pendarahan karena ada 5 arteri yang mengarah ke depan hidung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Hanya Tangan, Kebersihan Rongga Mulut Juga Penting Guna Cegah Corona

Bukan Hanya Tangan, Kebersihan Rongga Mulut Juga Penting Guna Cegah Corona

Health | Kamis, 16 April 2020 | 12:33 WIB

Menunda Pap Smear sampai 10 Tahun, Wanita Ini Didiagnosis Kanker Serviks

Menunda Pap Smear sampai 10 Tahun, Wanita Ini Didiagnosis Kanker Serviks

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 14:17 WIB

Akibat Kelalaian Dokter, Bayi Lahir Meninggal Akibat Pendarahan Otak

Akibat Kelalaian Dokter, Bayi Lahir Meninggal Akibat Pendarahan Otak

Health | Jum'at, 13 Desember 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×