Mengenal Psoriasis, Penyakit yang Dialami Musisi Cantika Abigail

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 27 Mei 2020 | 20:13 WIB
Mengenal Psoriasis, Penyakit yang Dialami Musisi Cantika Abigail

Suara.com - Musisi Cantika Abigail beberapa waktu yang lalu mengunggah foto diri saat psoriasis yang diidapnya kambuh. Terlihat beberapa ruam merah di sekitar wajahnya.

Salah satu personel GAC ini memang sebelumnya mengaku kalau sudah mengidap psiorasis selama 9 tahun, yakni sejak 2011 hingga sekarang.

Dilansir dari Mayo Clinic, psoriasis adalah penyakit kulit yang menyebabkan bercak bersisik merah dan gatal. Paling sering muncul pada lutut, siku, dan kulit kepala.

Psoriasis adalah penyakit jangka panjang (kronis) yang umum tanpa penyembuhan. Itu cenderung melalui siklus, yakni kambuh selama beberapa minggu atau bulan, kemudian mereda untuk sementara waktu.

Abigail Cantika. (Instagram/@abigailcantika)
Abigail Cantika. (Instagram/@abigailcantika)

Penyebab psoriasis

Psoriasis dianggap sebagai masalah sistem kekebalan yang menyebabkan kulit beregenerasi lebih cepat daripada tingkat normal. Pada jenis psoriasis yang paling umum, yang dikenal sebagai psoriasis plak, pergantian sel yang cepat ini menghasilkan sisik dan bercak merah.

Apa yang menyebabkan kerusakan sistem kekebalan tubuh tidak sepenuhnya jelas. Para peneliti percaya faktor genetika dan lingkungan berperan. Perlu dicatat bahwa psoriasis ini tidak menular.

Siapa pun dapat mengalami psoriasis. Sekitar sepertiga kasus dimulai pada tahun-tahun pediatrik (bayi atau anak-anak).

Seseorang menderita Psoriasis (Shutterstock)
Seseorang menderita Psoriasis (Shutterstock)

Faktor pemicu

Berikut faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengidap psoriasis:

1. Sejarah keluarga
Memiliki satu orang tua dengan psoriasis meningkatkan risiko terkena penyakit ini, dan memiliki dua orang tua dengan psoriasis meningkatkan risiko Anda lebih banyak lagi.

2. Tekanan
Karena stres dapat berdampak pada sistem kekebalan tubuh Anda, tingkat stres yang tinggi dapat meningkatkan risiko Anda terkena psoriasis.

3. Merokok
Merokok tembakau tidak hanya meningkatkan risiko psoriasis, tetapi juga dapat meningkatkan keparahan penyakit. Merokok juga dapat berperan dalam perkembangan awal penyakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Makanan Ini Bisa Turunkan Sistem Kekebalan Tubuh, Hindari Ya!

5 Makanan Ini Bisa Turunkan Sistem Kekebalan Tubuh, Hindari Ya!

Health | Sabtu, 16 Mei 2020 | 20:00 WIB

Peneliti AS Usulkan Penekanan Imun Alami untuk Pengobatan Covid-19

Peneliti AS Usulkan Penekanan Imun Alami untuk Pengobatan Covid-19

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 03:15 WIB

Banyak Pasien Corona Covid-19 Tak Alami Gejala, Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Banyak Pasien Corona Covid-19 Tak Alami Gejala, Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 14:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB