Kabar Baik, Uji Klinis Vaksin Corona Fase 1 Pada Manusia Disebut Aman

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2020 | 15:45 WIB
Kabar Baik, Uji Klinis Vaksin Corona Fase 1 Pada Manusia Disebut Aman
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Kabar Baik, Uji Klinis Vaksin Corona Fase 1 Pada Manusia Disebut Aman

Selama beberapa waktu belakangan sejumlah peneliti terus mencari vaksin yang potensial untuk virus corona atau Covid-19.

Kabar baiknya, vaksin coronavirus pertama yang mencapai uji klinis fase 1 telah ditemukan aman, dapat ditoleransi dengan baik dan mampu menghasilkan respons kekebalan terhadap SARS-Cov-2 pada manusia.  Penelitian ini dipublikasikan di The Lancet.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Seperti dilanisr dari Health24,vaksin Ad5-NCov yang baru ini, merupakanvaksin adenovirus tipe-5 yang mengekspresikan lonjakan glikoprotein dari virus SARS-Cov-2.

Vaksin ini dikembangkan oleh Institut Bioteknologi Beijing dan Biologi CanSino di Tianjin, China.Demikian seperti dilansir dari Health24. 

Uji coba ini dilakukan di antara 108 orang dewasa sehat berusia antara 18 dan 60 tahun dengan cara label terbuka.

Ini berarti bahwa baik calon uji coba dan penelitian tahu persis apa yang akan diterima calon.

Orang dewasa ini menunjukkan hasil yang menjanjikan setelah 28 hari, tetapi hasilnya perlu dievaluasi untuk jangka waktu enam bulan.

Para peneliti menguji darah para kandidat secara berkala untuk melihat bagaimana sistem kekebalan terpengaruh.

Vaksin ini pada umumnya ditoleransi dengan baik pada semua dosis, tanpa ada laporan efek samping yang serius.

Vaksin ini merangsang respons sel-T yang cepat di sebagian besar sukarelawan, yang lebih besar pada mereka yang diberi dosis vaksin yang lebih tinggi dan menengah, dengan tingkat memuncak pada 14 hari setelah vaksinasi, menurut rilis berita.

Namun, para peneliti mencatat bahwa respon antibodi dan sel-T dapat dikurangi oleh faktor-faktor tertentu, seperti kekebalan yang sudah ada terhadap adenovirus tipe 5 (biasanya vektor atau pembawa flu biasa):

"Studi kami menemukan bahwa Imunitas Ad5 yang ada dapat memperlambat respons imun yang cepat terhadap SARS-CoV-2 dan juga menurunkan tingkat respons puncak.

"Selain itu, kekebalan Ad5 yang sudah ada sebelumnya juga mungkin memiliki dampak negatif pada persistensi tanggapan kekebalan yang ditimbulkan oleh vaksin," kata Profesor Feng-Cai Zhu dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Jiangsu di China yang memimpin penelitian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Asal Usul Virus Corona, Ilmuwan Sayangkan Adanya Politisasi

Pentingnya Asal Usul Virus Corona, Ilmuwan Sayangkan Adanya Politisasi

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 15:17 WIB

China Kembangkan Vaksin Covid-19 Potensial, Kini dalam Tahap Uji Coba 2

China Kembangkan Vaksin Covid-19 Potensial, Kini dalam Tahap Uji Coba 2

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 16:00 WIB

Kabar Baik! Vaksin Covid-19 Thailand Lebih Murah, Siap Pakai Tahun 2021

Kabar Baik! Vaksin Covid-19 Thailand Lebih Murah, Siap Pakai Tahun 2021

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB