Studi: Sel Kanker Bisa Sebabkan Peradangan untuk Melindungi Diri dari Virus

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 02 Juni 2020 | 10:25 WIB
Studi: Sel Kanker Bisa Sebabkan Peradangan untuk Melindungi Diri dari Virus
Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]

Suara.com - Para peneliti di Francis Crick Institute telah mengungkap bagaimana sel-sel kanker melindungi diri dari virus yang berbahaya bagi tumor tetapi tidak berbahaya untuk sel-sel sehat. 

Dilansir dari Medicalxpress, dalam studi yang diterbitkan di Nature Cell Biology, para peneliti mengidentifikasi mekanisme yang melindungi sel kanker dari virus oncolytic.

Virus oncolytic sering kali digunakan sebagai perawatan kanker karena mampu membunuh sel tumor tanpa menyerang sel yang sehat. Sayangnya pengobatan dengan virus itu hanya bekerja pada sebagian kecil pasien dan efektivitasnya masih dipertanyakan.

Oleh karena itu, penelitian ini disebut bisa menjadi jawaban dari masalah pengobatan kanker melalui virus.

Dalam studi ini, tim peneliti memeriksa lingkungan sekitar tumor dan bagaimana sel-sel kanker berinteraksi dengan sekitarnya, khususnya fibroblas terkait kanker (CAFs).

CAFs memiliki peran penting dalam perlindungan, pertumbuhan, dan penyebaran kanker. Ketika sel kanker bersentuhan langsung dengan CAF, itu akan menyebabkan peradangan yang dapat memperingatkan jaringan di sekitarnya. Hal ini yang membuat virus sulit menyerang dan mereplikasi diri dalam sel kanker.

"Proses ini hanya terjadi ketika sel-sel kanker dan fibroblast yang bersentuhan langsung satu sama lain. Dalam jaringan yang sehat, respons peradangan jenis ini hanya akan terjadi selama cedera karena biasanya ada selaput yang memisahkan mereka," kata Erik Sahai, penulis penelitian dan ketua kelompok Laboratorium Biologi Sel Tumor di Crick.

"Ini adalah contoh yang sangat baik tentang cara kanker membajak mekanisme perlindungan tubuh kita untuk keuntungannya sendiri," tambahnya.

Ketika para peneliti memblokir jalur pensinyalan dalam kultur sel dan pada tumor yang tumbuh di laboratorium, mereka menemukan sel kanker menjadi lebih sensitif terhadap virus oncolytic.

baca juga
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Para peneliti berharap temuan ini dapat membantu mengembangkan pengobatan yang memodulasi peradangan dan membantu virus oncolytic untuk lebih efektif menargetkan sel kanker.

"Jika kita dapat lebih memahami bagaimana sel kanker melindungi diri dari virus oncolytic dan menemukan cara efektif untuk menghentikan mekanisme perlindungannya, virus ini bisa menjadi alat yang dapat digunakan dokter untuk mengobati kanker," kata Emma Milford, penulis utama dan mahasiswa Phd di Laboratorium Biologi Sel Tumor di Crick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Kanker Terinfeksi Covid-19, Risiko Kematian Meningkat 2 Kali Lipat

Pasien Kanker Terinfeksi Covid-19, Risiko Kematian Meningkat 2 Kali Lipat

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 18:22 WIB

Peneliti Jepang Kembangkan Virus untuk Pengobatan Kanker dan Penyakit Lain

Peneliti Jepang Kembangkan Virus untuk Pengobatan Kanker dan Penyakit Lain

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:17 WIB

Peneliti Kembangkan Obat Kanker dari Virus, Begini Cara Kerjanya

Peneliti Kembangkan Obat Kanker dari Virus, Begini Cara Kerjanya

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 10:03 WIB

Terkini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

×