Kasus Dwi Sasono: Begini Efek Penggunaan Ganja pada Tubuh dan Otak

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 02 Juni 2020 | 15:13 WIB
Kasus Dwi Sasono: Begini Efek Penggunaan Ganja pada Tubuh dan Otak
Dwi Sasono saat berkunjung ke kantor Suara.com, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018) [Suara.com/Dendi Afriyan].

Suara.com - Polisi kembali menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba di kalangan artis. Kali ini aktor Dwi Sasono, yang diamankan di kediamannya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Selasa (26/5/2020).

Pria 40 tahun tersebut diketahui mengonsumsi ganja, yang diakui baru dilakukan sebulan belakangan untuk mengisi waktu luang dan memudahkannya beristirahat.

Di beberapa negara, ganja dapat digunakan sebagai obat untuk kondisi dan gejala medis tertentu. Senyawa di dalam tanaman ini dapat memengaruhi otak dan tubuh, bahkan dapat membuat ketagihan.

Meski beberapa dokter meresepkannya untuk pengobatan tertentu, ganja dapat bedampak negatif bagi kesehatan beberapa orang.

Dilansir Independent UK, sebuah laporan yang dirilis oleh National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine meringkas bagaimana efek penggunaan ganja pada tubuh dan otak seseorang.

Aktor berinisial DS atau Dwi Sasono (tengah) dihadirkan saat rilis kasus kepemilikan narkoba di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (1/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Aktor berinisial DS atau Dwi Sasono (tengah) dihadirkan saat rilis kasus kepemilikan narkoba di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (1/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

1. Merasa lebih baik

Salah satu bahan aktif ganja, tetrahydrocannabinol (THC) berinteraksi dengan sistem penghargaan di otak, bagian yang disiapkan untuk merespon hal-hal yang membuat seseorang merasa lebih baik, seperti makan dan seks.

Ketika dikonsumsi secara berlebihan sebagai narkoba, sistem penghargan akan menciptakan rasa euforia. Semakin sering seseorang merasa euforia, semakin sedikit seseorang dapat merasakan pengalaman berharga lain.

2. Dalam jangka pendek, ganja dapat membuat jantung berdebar kencang

baca juga

Dalam hitungan menit, detak jantung akan meningkat antara 20 hingga 50 kali per menit. Ini dapat berlangsung selama 20 hingga tiga jam, menurut National Institute on Drug Abuse.

3. Ganja dapat mengacaukan kesembangan tubuh

Tanaman ini dapat menghilangkan keseimbangan karena memengaruhi aktivitas otak kecil dan ganglia basal, dua area otak yang membantu mengatur keseimbangan, koordinasi, waktu reaksi dan postur.

Ilustrasi ganja. (Pixabay)
Ilustrasi ganja. (Pixabay)

4. Merusak indera waktu

Merasa seolah-olah waktu dipercepat atau diperlambat adalah salah satu efek yang paling umum dilaporkan dari penggunaan ganja.

5. Menganggu cara seseorang membentuk ingatan

Ganja dapat mengacaukan ingatan dengan mengubah cara otak memproses informasi, tetapi ilmuwan masih tidak yakin bagimana ini terjadi.

Beberapa penelitian menunjukkan ganja menganggu ingatan jangka pendek dan para peneliti cenderung melihat efek ini pada pengguna jarang dibandingkan pengguna berat atau sering.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dwi Sasono Pakai Ganja Karena Sulit Tidur, Ini Faktanya

Dwi Sasono Pakai Ganja Karena Sulit Tidur, Ini Faktanya

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 15:45 WIB

Dwi Sasono Pakai Ganja Sebulan Terakhir, Kenali Ciri-ciri Seorang Pemakai

Dwi Sasono Pakai Ganja Sebulan Terakhir, Kenali Ciri-ciri Seorang Pemakai

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 15:50 WIB

Dwi Sasono Rutin Konsumsi Ganja, Benarkah Bikin Ketergantungan?

Dwi Sasono Rutin Konsumsi Ganja, Benarkah Bikin Ketergantungan?

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 15:35 WIB

Terkini

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:39 WIB

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

×