Dokter: Kami Juga Syok Ketika Pasien Meninggal Dunia

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 03 Juni 2020 | 07:01 WIB
Dokter: Kami Juga Syok Ketika Pasien Meninggal Dunia
Ilustrasi pasien. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap dokter dan perawat pasti mengharapkan pasiennya segera sembuh. Namun apa yang terjadi jika tim medis gagal menyelamatkan kondisi pasien dan berujung meninggal dunia?

Kondisi itu ternyata bukan hanya menjadi berita buruk bagi keluarga yang ditinggalkan. Dokter dan perawat juga sebenarnya akan merasa sedih saat pasiennya meninggal dunia.

"Buat seorang dokter, kalau ada pasien yang meninggal, jangan dianggap biasa. Tidak! Umumnya dokter, perawat akan syok saat pasiennya meninggal. Pasti akan jadi pertanyaan," kata Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dalam siaran langsung Instagram, Selasa (2/6/2020).

Kondisi itu pula yang saat ini tengah dialami para tenaga medis di tengah pandemi Covid-19. Menurut Prof. Ari, para tenaga kesehatan justru bisa beralih menjadi pasien saat daya tahan tubuhnya melemah disebabkan stres tuntutan pekerjaan.

"Ketika tim medis mengalami kejenuhan, bisa jadi stres sendiri. Sedangkan stres bisa menurunkan daya tahan tubuh. Jadi pimpinan RS atau Kabid yankes (pelayanan kesehatan) harus mengidentifikasi hal ini. Bahkan di beberapa RS ada tim psikiater untuk mendampingi. Belum lagi kalau bertemu dengan pasien yang memang kondisinya berat," tuturnya.

Tak sedikit tenaga medis yang kemudian ikut terinfeksi virus corona. Menurut Prof. Ari, perlu ada penelitian khusus untuk mencari penyebab tersebut.

"Apakah berhubungan dengan beban berat sehingga daya tahan tubuh turun atau misal penggunaan APD, kemudian bagaimana cara menularkan. Memang banyak hal. Sehingga ini jadi evaluasi," katanya.

Diakuinya, jumlah tenaga medis di Indonesia memang masih sangat terbatas. Sehingga dalam kondisi pandemi saat ini, salah satu cara agar beban tenaga kesehatan tidak terlalu berat adalah dengan menekan jumlah kasus baru.

Prof. Ari mengingatkan, jangan sampai Indonesia mengalami seperti yang terjadi di Amerika Serikat dan Rusia, yang memaksakan mahasiswa kedokterannya untuk turun langsung menangani Covid-19.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antar Anak Imunisasi Saat Pandemi, Ini 5 Panduan dari IDAI untuk Orangtua

Antar Anak Imunisasi Saat Pandemi, Ini 5 Panduan dari IDAI untuk Orangtua

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 20:33 WIB

Caecilia Rawat Ibu sampai Sembuh dari Corona, 'Dukungan Tetangga Penting'

Caecilia Rawat Ibu sampai Sembuh dari Corona, 'Dukungan Tetangga Penting'

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 19:28 WIB

Banyak Pasien Covid-19 Dites Dengan Hasil Negatif Palsu, Apa Sebab?

Banyak Pasien Covid-19 Dites Dengan Hasil Negatif Palsu, Apa Sebab?

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 17:50 WIB

Terkini

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi

Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Kemendag Apresiasi Little Bandung by GoFood, Perluas Pasar Produk Lokal

Kemendag Apresiasi Little Bandung by GoFood, Perluas Pasar Produk Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Bangun Tidur Pagi Hari, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun atau Cukup Air Saja?

Bangun Tidur Pagi Hari, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun atau Cukup Air Saja?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:18 WIB

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Video | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Review Norm: The Tale of Norm Macdonald, Harga Sebuah Lelucon yang Dikenang

Review Norm: The Tale of Norm Macdonald, Harga Sebuah Lelucon yang Dikenang

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kamera 50MP dengan OIS, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Kebutuhan Kreator Konten

Kamera 50MP dengan OIS, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Kebutuhan Kreator Konten

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×