Pasien Tekanan Darah Tinggi 2 Kali Berisiko Meninggal Akibat Covid-19?

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:52 WIB
Pasien Tekanan Darah Tinggi 2 Kali Berisiko Meninggal Akibat Covid-19?
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Suara.com - Orang dengan riwayat penyakit kronis lebih berisiko terinfeksi dan meniggal akibat virus corona Covid-19. Tapi, orang dengan tekanan darah tinggi memiliki risiko 2 kali lipat meninggal dunia akibat Covid-19.

Bahkan orang yang tidak minum obat untuk mengendalikan tekanan darah tingginya memiliki tingkat risiko lebih besar lagi.

Para peneliti telah mengamati hampir 3.000 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit Wuhan antara Febuari dan Maret 2020.

Profesor Fei li sebagai ketua studi mengatakan pasien yang memiliki tekanan darah tinggi harus merawat dirinya sendiri dan membutuhkan perhatian lebih oleh petugas medis.

Studi ini menemukan bahwa hampir setengah dari pasien yang meninggal karena Covid-19 memiliki tekanan darah tinggi. Karena itu, pasien dengan tekanan darah tinggi perlu menyadari risikonya.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Peneliti lain percaya obat yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi bisa membuat orang lebih rentan terhadap penyakit. Karena, obat itu membantu virus corona Covid-19 memasuki sel dalam tubuh.

Namun, mereka menyarankan pasien tidak boleh menghentikan atau mengubah pengobatan antihipertensi yang biasa mereka jalani.

"Beberapa peneliti meningkatkan kekhawatiran bahwa inhibitor RAAS mungkin memfasilitasi masuknya virus corona Covid-19 ke dalam sel dan membuat orang lebih rentan terhadap virus," kata Profesor Ling Tao dikutip dari The Sun.

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, Anda mungkin tidak tahu tentang kondisinya. Karena itu, tekanan darah tinggi sering disebut "silent killer".

Adapun tanda-tanda dari tekanan darah tinggi, meliputi sakit kepala parah, kelelahan dan kebingungan, masalah penglihatan, nyeri dada, sulit bernapas, detak jantung tak teratur, darah dalam urine dan rasa berdebar di bagian telinga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang New Normal, Kasus Corona di Indonesia Hampir Tembus 30 Ribu Orang

Jelang New Normal, Kasus Corona di Indonesia Hampir Tembus 30 Ribu Orang

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:38 WIB

Pendapatan Ambruk karena Corona, Penjual Bunga Bingung Biayai Sekolah Anak

Pendapatan Ambruk karena Corona, Penjual Bunga Bingung Biayai Sekolah Anak

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:21 WIB

Minta Masyarakat Tak Keluyuran di Masa PSBB Transisi, Ini 4 Pesan Anies

Minta Masyarakat Tak Keluyuran di Masa PSBB Transisi, Ini 4 Pesan Anies

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:14 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB