Dokter: Minuman Kolagen di Indonesia Tidak Ada Efeknya untuk Tubuh!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 09 Juni 2020 | 20:05 WIB
Dokter: Minuman Kolagen di Indonesia Tidak Ada Efeknya untuk Tubuh!
Ilustrasi minuman berkolagen. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam dunia kecantikan, belakangan ini minuman kolagen banyak dibicarakan karena klaimnya untuk menjaga elastisitas kulit, menyembuhkan luka, hingga mencerahkan. Sayangnya, ahli kecantikan dr. Richard Lee, MARS menyebut minuman tersebut tidak ada efeknya.

"Menurut saya, ini sangat tidak saya sarankan," kata dokter Richard Lee melalui sebuah video yang diunggah di channel Youtubenya pada 26 Mei 2020.

Menurut Lee, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sampai sekarang tidak menyetujui minuman berkolagen.

"Menurut penelitian, ada 12.000 mg kolagen terhidrolisa yang dibutuhkan oleh tubuh, pada kenyataanya produk-produk yang dijual di Indonesia itu semua di bawah 5000 mg, bahkan tidak ada," ujar Lee.

"Dan menurut penelitian jika di bawah 12.000 itu tidak ada efek bagi tubuh kita," tambahnya.

Menanggapi banyaknya testimoni yang menyebutkan bahwa minuman berkolagen yang beredar di Indonesia bisa membuat kulit lebih cerah, dia bilang itu dikarenakan kandungan lainnya, bukan karena kolagen itu sendiri.

"Di dalamnya juga ada vitamin lain, misalnya Glutation, ada Vitamin A, Vitamin C. Nah, zat-zat inilah yang membuat efek lebih cerah, elastisitas meningkat, kurang lebih seperti itu," ungkap dokter Lee.

Ilustrasi kolagen 3D [Shutterstock].
Ilustrasi kolagen 3D [Shutterstock].

"Jadi ini sebenarnya minuman berkolagen yang dijual di Indonesia enggak lebih dari multivitamin biasa yang dijual di drug store atau apotek biasa dengan kemasan minuman berkolagen sebagai marketing tambahan," imbuhnya.

Selain itu, dokter Richard Lee juga menambahkan bahwa kebutuhan 12.000 mg kolagen per hari juga bisa berefek jika dikonsumsi jangka panjang, tidak hanya sekali saja.

Sementara itu, minuman berkolagen yang disarankan adalah produk yang tanpa perasa, tanpa pengawet, dan tanpa pewarna.

"Sedangkan yang ada di Indonesia, justru ini rasa bahkan yang dicantumkan di BPOM ini minuman perisa dengan rasa, jadi ini sebenarnya tidak lebih dari sirup dengan multivitamin di dalamnya," ungkapnya lagi.

Dengan komposisi tersebut, dokter Lee tidak merekomendasikan minuman berkolagen yang beredar di Indonesia untuk dikonsumsi jangka panjang. Hal tersebut karena ada kandungan pengawet dan gula sehingga tidak baik bagi mereka yang sedang diet, berpotensi diabetes, atau kencing manis.

"Buat yang punya kencing manis ini enggak cocok banget, karena di dalamnya ada pemanis buatan, ada perasanya juga, dan ini tidak baik," ujar Richard Lee.

Menurutnya, berbagai minuman kolagen di Indonesia banyak yang overclaim soal khasiatnya. Ia menegaskan bahwa klaim berlebihan pada minuman berkolagen termasuk klaim menyembuhkan jerawat, membuat tidur lebih nyenyak, menghilangkan flek, dan menyembuhkan luka.

"Ini terjadi overclaim, ini hanya membantu okelah ini hanya minuman perasa dengan multivitamin di dalamnya, tapi ini aman dan halal," kata Richard Lee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gampang Dibuat, Jus Kolagen untuk Kulit Awet Muda

Gampang Dibuat, Jus Kolagen untuk Kulit Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2020 | 11:17 WIB

Kandungan dalam Makanan ini Dapat Menghilangkan Kantung Mata

Kandungan dalam Makanan ini Dapat Menghilangkan Kantung Mata

Your Say | Rabu, 18 Maret 2020 | 15:16 WIB

Mengetahui Lebih Jauh Manfaat Vampire Facial yang Dilakukan Kim Kardashian

Mengetahui Lebih Jauh Manfaat Vampire Facial yang Dilakukan Kim Kardashian

Health | Kamis, 12 Desember 2019 | 12:30 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB