Pandemi Covid-19 Bikin Masyarakat Lebih Sadar Asuransi Kesehatan, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 10 Juni 2020 | 14:02 WIB
Pandemi Covid-19 Bikin Masyarakat Lebih Sadar Asuransi Kesehatan, Kenapa?
Pandemi Covid-19 Bikin Masyarakat Lebih Sadar Asuransi Kesehatan, Kenapa?. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah virus corona tidak selalu berdampak buruk bagi manusia.

Setidaknya akibat pandemi tersebut, banyak orang lebih memperhatikan kesehatan saat ini.

Salah satunya dengan memiliki asuransi kesehatan. Pasca pandemi Covid-19, masyarakat yang membeli asuransi kesehatan justru meningkat sekitar 35 persen.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi Pandemi Covid-19 Bikin Masyarakat Lebih Sadar Asuransi Kesehatan, Kenapa?. (Shutterstock)

"Ada demand kebutuhan terhadap proteksi diri masyarakat Indonesia. Hasil beberapa survei menunjukan bahwa 35 persen masyarakat ingin menambah asuransi kesehatan," kata Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia dr. Ginawati Djuandi dalam webinar bersama media, Rabu (10/6/2020).

Ia juga memaparkan bahwa 25 persen masyarakat khawatir dengan kondisi kesehatan di tengah pandemik dan 43 persen jadi lebih proaktif juga sadar pentingnya perencanaan keuangan.

Gina memprediksikan 40 persen masyarakat akan kembali membeli asuransi dalam 12 bulan ke depan.

"Dan 5 persen akan membeli asuransi untuk pertama kalinya," tambah Gina.

Memanfaatkan hal itu, Allianz Life meluncurkan cara baru untuk membeli produk asuransi agar mudah diakses publik secara online dengan nama Allianz eAZy Cover.

"Biasanya orang kalau beli asuransi tatap muka bertemu di kafe atau kantor, tapi saat pandemi ini hal tersebut tidak mungkin terjadi. Makanya Allianz eAZy cover hadir menawarkan cara baru untuk membeli produk asuransi Allianz," jelas Gina.

baca juga

Ia menyampaikan, bahwa asuransi melalui digital itu tidak jauh berbeda dengan produk sebelumnya. Hanya prosesnya yang berubah yaitu dengan melalui online.

Gina juga menuturkan, penerapan digitalisasi dalam pembelian produk asuransi juga merespon atas aturan penjualan produk asuransi tanpa tatap muka dan tanda tangan digital yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Mei 2020 lalu.

"Semua dilakukan secara digital dan online, ini juga selaras aturan OJK yang telah mengeluarkan aturan penjualan asuransi tanpa tatap muka," katanya.

Gina mejelaskan jika calon nasabah dan tenaga pemasar asuransi sudah sepakat akan produk asuransi yang akan dibeli, nantinya proses penandatanganan dokumen dilakukan secara digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat AXA Mandiri, Erick Thohir Berikan Asuransi Jiwa Tenaga Medis Covid-19

Lewat AXA Mandiri, Erick Thohir Berikan Asuransi Jiwa Tenaga Medis Covid-19

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 12:58 WIB

Marak Virus Corona, Bagaimana Cara Memilih Polis Asuransi yang Benar?

Marak Virus Corona, Bagaimana Cara Memilih Polis Asuransi yang Benar?

Bisnis | Senin, 17 Februari 2020 | 14:53 WIB

Tetap Perlu Asuransi Penyakit Kritis Meski Punya BPJS, Kenapa?

Tetap Perlu Asuransi Penyakit Kritis Meski Punya BPJS, Kenapa?

Health | Kamis, 30 Januari 2020 | 20:05 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×