Kerap Dianggap Bakteri Baik, Ternyata Probiotik Tak Beri Manfaat Signifikan

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2020 | 09:51 WIB
Kerap Dianggap Bakteri Baik, Ternyata Probiotik Tak Beri Manfaat Signifikan
Ilustrasi mengonsumsi yogurt, salah satu makanan yang mengandung probiotik. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Selama ini banyak yang meyakini bahwa probiotik sebagai bakteri baik yang memiliki peranan baik untuk kesehatan usus. Probiotik ini biasanya didapatkan di dalam produk seperti yogurt, makanan atau minuman fermentasi, atau bahkan suplemen.

Baru-baru ini, penelitian yang dilakukan oleh American Gastroenterological Association (AGA) menyatakan bahwa apa yang disebut bakteri baik itu sebenarnya tidak banyak membantu dalam memperbaiki kesehatan usus.

Menurut hasil penelitian juga disebukan bahwa probiotik tidak banyak membantu dalam mencegah kondisi pencernaan seperti penyakit radang usus kronis atau Crohn, kolitis ulserativa, dan sindrom iritasi usus besar (IBS).

"Untuk sebagian besar penyakit pencernaan yang kami pelajari, saat ini tidak ada cukup bukti untuk merekomendasikan penggunaan probiotik," kata seorang ahli gastroenterologi anak di Texas Medical Center dan juru bicara AGA Geoffrey Preidis, dikutip dari Medical Daily.

Penelitian itu juga menyoroti konsumsi probiotik yang dilakukan publik ternyata tidak ditemukan manfaat yang signifikan.

"Karena para peneliti telah belajar lebih banyak tentang peran bakteri usus (microbiome), probiotik menjadi lebih populer karena menjanjikan alternatif dan cara yang relatif mudah untuk mengubah dan meningkatkan kesehatan usus," kata Grace L. Su, seorang profesor kedokteran dan kepala gastroenterologi di Universitas Michigan, Ann Arbor.

Su menyayangkan, produk probiotik tidak diatur seperti obat farmasi lainnya dan konsumen sering diberi informasi yang menyesatkan.

"Industri ini sebagian besar tidak diatur dan pemasaran produk sering diarahkan langsung pada konsumen tanpa memberikan bukti efektivitas langsung dan konsisten. Ini telah menyebabkan meluasnya penggunaan probiotik dengan bukti membingungkan untuk kemanjuran klinis," bunyi pedoman kesehatan baru yang disusun Grace L. Su dan para pakar lainnya.

Karena itu, para peneliti menyarankan, jika ingin mengonsumsi probiotik, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Auto Kembung, Gadis Ini Nikmati Minuman Probiotik dengan Cara Unik

Auto Kembung, Gadis Ini Nikmati Minuman Probiotik dengan Cara Unik

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:59 WIB

Probiotik Disebut Bisa Cegah Virus Corona Covid-19? Simak Penjelasan Pakar

Probiotik Disebut Bisa Cegah Virus Corona Covid-19? Simak Penjelasan Pakar

Health | Minggu, 17 Mei 2020 | 09:25 WIB

Berantas Jerawat dengan Konsumsi Probiotik, Bermanfaat untuk Kulit!

Berantas Jerawat dengan Konsumsi Probiotik, Bermanfaat untuk Kulit!

Health | Selasa, 14 April 2020 | 15:23 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB