Ahli: Pandemi Global Berikutnya 100 Kali Lebih Bahaya dari Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 11 Juni 2020 | 17:51 WIB
Ahli: Pandemi Global Berikutnya 100 Kali Lebih Bahaya dari Virus Corona
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pakar kesehatan terkenal memperingatkan pandemi global berikutnya bisa 100 kali lebih buruk daripada wabah virus corona Covid-19 sekarang ini.

Dr Michael Herschel Greger telah mengklaim bahwa masih ada pandemi virus yang lebih buruk, meskipun negara-negara telah melewati puncak krisis virus corona Covid-19.

Pakar nutrisi Amerika Serikat mengatakan bahwa perternakan unggas yang terlalu padat perlu mewaspadai peringatan ini. Karena, ayam-ayam ternak yang saling berdekatan di kandang bisa memicu pandemi virus berikutnya.

Dr Greger percaya bahwa pandemi virus berikutnya bisa 100 kali lebih buruk dan tingkat kematiannya 2 kali lipat dari virus corona Covid-19.

Saat ini wabah virus corona Covid-19 telah menyebabkan kematian 400 ribu lebih orang di dunia. Sementara jumlah kematian di Indonesia sudah mencapai 2.000 orang.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus . [Pixabay]/emmagrau]

Dr Greger dalam bukunya 'How To Survive A Pandemic' mengatakan peternak biasanya menempatkan ayam di ruang sempit dan berdesakan. Tempat seperti itulah yang ideal untuk virus berkembang biak, seperti virus flu burung.

"Menempatkan ribuan hewan yang stres kronis di ruangan yang penuh sesak dan kotor, situasi itu bisa menciptakan virus mematikan," kata Dr Greger dikutip dari The Sun.

Contohnya, flu burung yang merupakan infeksi virus menular yang ditularkan burung ke manusia. Menurut Dr Greger, wabah flu burung di Hong Kong pada tahun 1997 diperoleh langsung dari unggas di peternakan unggas.

Dr Greger menunjukkan bahwa dari 18 orang yang terinfeksi, 6 orang telah meninggal yang menandakan tingkat kematian kasus flu burung yang sangat tinggi.

baca juga

Ia juga menjelaskan bahwa ada beberapa wabah flu burung di China. Meskipun upaya untuk menghilangkan virus sudah dilakukan, seperti memusnahkan jutaan ayam untuk menghentikan infeksi virus.

"Kekhawatirannya adalah virus itu tidak pernah diam, tetapi selalu bermutasi. Kondisi ini adalah monster yang bersembunyi di semak-semak, yang membuat ahli epidemiologi bergidik," kata Dr Greger.

Dr Greger pun menambahkan bahwa wabah Covid-19 telah menunjukkan bertapa dahsyatnya virus yang berasal dari hewan tersebut. Namun, ada sedikit bukti menunjukkan bahwa makan lebih sedikit daging bisa membantu mengurangi terjadinya wabah penyakit mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Masalah Ini Sering Dialami Keluarga Indonesia Selama Pandemi Covid-19

4 Masalah Ini Sering Dialami Keluarga Indonesia Selama Pandemi Covid-19

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 17:11 WIB

Pariwisata Mulai Dibuka, Ini 7 Langkah Pastikan Hotel Aman dari Covid-19

Pariwisata Mulai Dibuka, Ini 7 Langkah Pastikan Hotel Aman dari Covid-19

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2020 | 16:59 WIB

Hikmah Pandemi Covid-19, Jumlah Sampah di Jakarta dan Bandung Turun

Hikmah Pandemi Covid-19, Jumlah Sampah di Jakarta dan Bandung Turun

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2020 | 17:45 WIB

Terkini

Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku

Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku

Bali | Kamis, 24 September 2026 | 09:50 WIB

Hari Tani Nasional 2026, Khofifah Apresiasi Petani Jatim sebagai Penjaga Lumbung Pangan Indonesia

Hari Tani Nasional 2026, Khofifah Apresiasi Petani Jatim sebagai Penjaga Lumbung Pangan Indonesia

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 09:49 WIB

Kamar Mewah Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Benarkah Ferdy Sambo Pernah Menghuninya?

Kamar Mewah Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Benarkah Ferdy Sambo Pernah Menghuninya?

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:43 WIB

Dugaan Perselingkuhan Oknum Jaksa dan Polisi, Kejati Sulut Bongkar Fakta Sebenarnya

Dugaan Perselingkuhan Oknum Jaksa dan Polisi, Kejati Sulut Bongkar Fakta Sebenarnya

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 09:42 WIB

Gyaru Itu Artinya Apa? Mengenal Tema Ulang Tahun Hanum Mega yang Curi Perhatian

Gyaru Itu Artinya Apa? Mengenal Tema Ulang Tahun Hanum Mega yang Curi Perhatian

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:40 WIB

Kapolda Riau-Pangdam Diminta Tindak Mafia Solar, Edy Natar: Kalau Tak Bisa Suruh Pindah!

Kapolda Riau-Pangdam Diminta Tindak Mafia Solar, Edy Natar: Kalau Tak Bisa Suruh Pindah!

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 09:37 WIB

Beda Kelas dan Segmen, Jangan Tertukar Antara Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport

Beda Kelas dan Segmen, Jangan Tertukar Antara Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 09:35 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:31 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

×