Good News, Pasien Covid-19 yang Sembuh Sudah Lebih dari 3,5 Juta

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:42 WIB
Good News, Pasien Covid-19 yang Sembuh Sudah Lebih dari 3,5 Juta
Pasien sembuh Covid-19 terus meningkat. [Pixabay]/emmagrau]

Suara.com - Penurunan kurva wabah virus Corona terjadi di sejumlah negara, yang menandakan jumlah pasien sembuh saat ini lebih besar daripada yang sedang dirawat.

Dilansir Anadolu Agency, berdasarkan data Johns Hopkins University, ada 7,4 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi sejauh ini, dan lebih dari 400.000 di antaranya meninggal.

Meski begitu, sebanyak 3,5 juta pasien Covid-19 lainnya di seluruh dunia sudah dinyatakan pulih.

AS mencatat angka pemulihan tertinggi yaitu 533.500, diikuti oleh Brasil yaitu 420.000.

Namun, AS juga menjadi negara yang paling terdampak pandemi ini dengan lebih dari dua juta kasus dan 113.000 kematian.

Brasil sejauh ini melaporkan 772.500 kasus dan 40.000 kematian.

Pengetesan terbanyak selanjutnya dilakukan Rusia dengan menebar lebih dari 13,8 juta pengetesan, kemudian didapatkan 502.436 kasus positif.

Pentingnya jaga jarak untuk menghindari droplet virus corona. (Shutterstock)
ilustrasi virus corona. (Shutterstock)

Melalui pengetesan yang masif Rusia didapatkan 261.150 dinyatakan sembuh dan hanya 6.532 meninggal dunia, dengan begini fatality rate atau tingkat kematian berhasil ditekan hingga 1,3 persen.

Selanjutnya pengetesan Inggris dilakukan lebih dari 6,2 juta orang yang dites. Hasilnya ada 291.409 kasus positif di negara dengan sistem kerajaan itu, mirisnya angka kematian ada sebanyak 41.279 korban jiwa melewati kematian di Brazil.

Melakukan lebih dari 5,2 juta pengetesan, India berhasil mendapatkan kasus terbanyak se-Asia dengan 298.283 kasus positif. Sebanyak 146.972 orang di India sudah sembuh, dengan catatan kematian 8.501 korban jiwa.

Maka dengan begitu, India berhasil menekan kematian menjadi 2,8 persen, dan angka kesembuhan meningkat lebih dari 50 persen.

Mirisnya dari 5 negara dengan kasus terbanyak Brazil punya catatan cukup buruk, dengan pengetesan yang tidak kurang dari 1,4 juta, angka positifnya didapatkan 805.649 orang. Meskipun sudah ada 396.692 orang sudah sembuh, dengan korban jiwa banyak 41.058 orang.

Sementara itu di dalam negeri dengan kapasitas pengetesan lebih dari 17.000 spesimen per hari. Indonesia baru melakukan pengetesan sebanyak 460 ribu kepada masyarakatnya.

Sehingga didapatkan total kasus 35.295 kasus, dengan angka kesembuhan sebanyak 12.636 persen, di tambah korban meninggal sebanyak 2.000 orang. Itu artinya angka kesembuhan Indonesia baru sebesar 35,8 persen. Sedangkan fatality rate atau persentase kematian Indonesia sebesar 5,6 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Jualan di Pasar Klaster Corona, Pedagang: Cari Makan di Mana Lagi?

Nekat Jualan di Pasar Klaster Corona, Pedagang: Cari Makan di Mana Lagi?

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:37 WIB

NASA Tunda Lagi Peluncuran Teleskop James Webb Space

NASA Tunda Lagi Peluncuran Teleskop James Webb Space

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:30 WIB

Angka Malnutrisi Tinggi, Covid-19 Mengintai Anak-Anak di Indonesia

Angka Malnutrisi Tinggi, Covid-19 Mengintai Anak-Anak di Indonesia

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:38 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB