PSBB Bikin Anak Berisiko Terkena Obesitas, Begini Cara Mencegahnya

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 15 Juni 2020 | 16:03 WIB
PSBB Bikin Anak Berisiko Terkena Obesitas, Begini Cara Mencegahnya
Cegah Obesitas Pada Anak ( shutterstock )

Suara.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau lockdown dalam istilah sebelumnya, dapat menempatkan anak-anak pada risiko obesitas atau kelebihan berat badan.

Berdasarkan penelitian observasional yang terbit dalam jurnal Obesity terhadap 41 anak dengan obesitas di Verona, Italia, anak-anak menghabiskan lima jam lebih dari biasanya di depan layar, dan mereka makan makanan cepat saji dan daging merah lebih banyak.

Dilansir CNN Internasional, anak-anak juga menghabiskan dua jam lebih sedikit setiap minggu untuk melakukan aktivitas fisik.

"Tiba-tiba muncul Covid-19, dan itu benar-benar mengubah gaya hidup secara berbanding terbalik bagi banyak keluarga," kata Myles Faith, seorang profesor pendidikan di Universitas di Buffalo dan rekan penulis dalam penelitian ini.

Pergeseran perilaku pada anak-anak kelebihan berat badan yang diamati dalam penelitian ini adalah hal yang sama yang telah dipelajari para peneliti obesitas selama bertahun-tahun.

Obesitas anak. (Shutterstock)
Obesitas anak. (Shutterstock)

Misalnya, penelitian telah menunjukkan bahwa prevalensi obesitas hanya tumbuh selama musim panas.

Faith menunjuk ke persperktif terbaru yang dibagikan dalam Obesity menjelaskan lockdown dari pandemi virus corona menunjukkan karakteristik yang sama yang mendasari peningkatan musim panas yang dapat diprediksi pada obesitas anak.

Kiat mengurangi obesitas pada anak dari para ahli

Menurut ahli, keluarga dapat mendorong kebiasaan baik dengan menciptakan budaya di dalam rumah tangga yang berpusat pada hidup sehat.

Faith menandari beberapa tips yang berguna dalam membantu anak-anak menjaga kebiasaan sehat dan mengatasi obesitas.

- Makanan sehat di rumah : Sangat penting untuk membatasi jumlah makanan junk food atau pilihan yang kurang sehat lain.

- Batasi waktu layar: Para ahli merekomendasikan orang tua masih mencoba membatasi berapa banyak waktu yang dihabiskan anak-anak untuk melihat ponsel, komputer, dan layar TV. Namun perlu diingat bahwa tidak semua waktu layar dibuat sama, terutama jika anak-anak membutuhkannya sebagai sarana sosial yang penting.

- Rutinitas: Faith merekomendasikan untuk membangun rutinitas di dalam keluarga. Menurutnya, rutinitas di dalam keluarga adalah penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperti Orang Dewasa, Anak Obesitas dengan Covid-19 Berisiko Parah?

Seperti Orang Dewasa, Anak Obesitas dengan Covid-19 Berisiko Parah?

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 17:02 WIB

Gejala Obesitas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Jangan Dianggap Remeh!

Gejala Obesitas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Jangan Dianggap Remeh!

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 17:38 WIB

Studi: Cukup Tidur Kunci Utama Cegah Kegemukan dan Obesitas

Studi: Cukup Tidur Kunci Utama Cegah Kegemukan dan Obesitas

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 18:15 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB