Jangan Panik, Ini 5 Obat Sakit Perut yang Mudah Ditemukan di Dapur

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 16 Juni 2020 | 13:48 WIB
Jangan Panik, Ini 5 Obat Sakit Perut yang Mudah Ditemukan di Dapur
Ilustrasi Sakit Perut. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap orang pasti pernah mengalami sakit perut atau gangguan pencernaan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh makanan, minuman atau lainnya.

Adapun sakit perut atau gangguan pencernaan termasuk mulas, mual, kembung, kentut, cegukan, sering bersendawa dan bau tak sedap.

Umumnya, sakit perut tidak termasuk kondisi medis serius. Sehingga Anda bisa mencoba mengatasinya dengan bahan alami seperti yang dilansir oleh Medical News Today, meliputi:

1. Air minum

Tubuh membutuhkan air untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan serta minuman secara efisien. Dehidrasi bisa membuat pencernaan lebih sulit dan kurang efektif, yang meningkatkan kemungkinan sakit perut.

Secara umum, Divisi Kesehatan dan Kedokteran (HMD) merekomendasikan perempuan harus minum sekitar 2,7 liter sehari dan pria harus minum 3,7 liter sehari.

Minum air putih di pagi hari. (Shutterstock)
Minum air putih di pagi hari. (Shutterstock)

2. Jahe

Jahe adalah obat alami untuk sakit perut dan gangguan pencernaan. Jahe mengandung bahan kimia gingerol dan shogaol yang bisa membantu mempercepat kontraksi perut.

Kandungan dalam jahe itu bisa membantu memindahkan makanan yang menyebabkan gangguan pencernaan melalui perut lebih cepat. Zat kimia dalam jahe juga bisa mengurangi mual, muntah dan diare.

3. Daun mint

Kandungan mentol dalam daun mint juga membantu mencegah muntah, diare, mengurangi kejang otot di usus dan menghilangkan rasa sakit.

Para peneliti telah menemukan bahwa mint adalah pengobatan tradisional untuk gangguan pencernaan, gas dan diare di Iran, Pakistan dan India.

daun mint (shutterstock)
daun mint (shutterstock)

4. Cengkeh

Cengkeh mengandung zat yang bisa membantu mengurangi gas di lambung dan meningkatkan sekresi lambung. Cengkeh juga bisa membantu mengurangi mual dan muntah.

Seseorang yang sakit perut bisa mencoba mencampurkan 1 atau 2 sendok teh bubuk atau cengkeh bubuk dengan 1 sendok teh sekali sehari sebelum tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Makanan Ini Jika Tidak Ingin Alami Masalah Pencernaan & Perut Rata

Hindari Makanan Ini Jika Tidak Ingin Alami Masalah Pencernaan & Perut Rata

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 09:21 WIB

Minum Kopi Satu Cangkir Setiap Hari, Bisa Cegah Penyakit Batu Empedu!

Minum Kopi Satu Cangkir Setiap Hari, Bisa Cegah Penyakit Batu Empedu!

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 18:05 WIB

Cegah Masalah Pencernaan, Ikuti 5 Aturan Makan ini Selama Lebaran

Cegah Masalah Pencernaan, Ikuti 5 Aturan Makan ini Selama Lebaran

Health | Minggu, 24 Mei 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB