Tanpa Ribet, ini 4 Obat Radang Tenggorokan Rumahan yang Praktis

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 16 Juni 2020 | 19:04 WIB
Tanpa Ribet, ini 4 Obat Radang Tenggorokan Rumahan yang Praktis
Ilustrasi radang tenggorokan

Suara.com - Radang tenggorokan sering kali terjadi dan cukup menyiksa. Umumnya, obat radang tenggorokan berupa antibiotik, vitamin A, maupun vitamin D.

Tetapi, radang tenggorokan nyatanya bisa diobati dengan obat-obat rumahan yang lebih alami. Dilansir dari Dr.axe, berikut beberapa obat radang tenggorokan alami yang bisa Anda coba di rumah, antara lain:


1. Madu Mentah

Madu mentah meningkatkan kadar antioksidan yang meningkatkan kesehatan dalam tubuh. Kandungan ini membantu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengobati radang tenggorokan dengan menenangkan.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, khasiat penyembuhan madu adalah karena aktivitas antibakterinya. Hal tersbeut merupakan kemampuan untuk mempertahankan kondisi luka yang lembab dan konsistensinya yang tebal di mana bisa membantu menciptakan pelindung untuk mencegah infeksi.

Studi telah menemukan bahwa madu tingkat medis memiliki aktivitas bakterisida yang kuat untuk melawan bakteri resisten antibiotik.

2. Kaldu Tulang

Kaldu tulang membantu Anda tetap terhidrasi dan memberikan mineral yang Anda butuhkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kaldu tulang juga sangat menyejukkan dan mudah dimakan ketika Anda menderita sakit tenggorokan atau amandel yang membengkak akibat radang tenggorokan.

Kaldu tulang mengandung mineral dalam bentuk yang mudah diserap tubuh, termasuk kalsium, magnesium, fosfor, silikon, dan belerang. Kaldu tulang juga mengandung kondroitin sulfat dan glukosamin, senyawa yang dijual sebagai suplemen mahal untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri.

Ilustrasi sakit atau radang tenggorokan, cegukan. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit atau radang tenggorokan, cegukan. (Shutterstock)

3. Teh Herbal

Minumlah teh herbal untuk menenangkan tenggorokan, meringankan rasa sakit, dan mengobati radang selaput lendir. Teh kamomil adalah pilihan yang bagus karena tanaman ini mengandung antioksidan yang membantu mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan kemerahan.

4. Cuka Sari Apel

Menghirup cuka sari apel adalah cara mudah untuk mengobati radang tenggorokan secara alami. Cuka sari apel memiliki senyawa penyembuhan kuat seperti asam asetat yang dapat membunuh bakteri berbahaya sambil membantu pertumbuhan bakteri baik. Asam asetat membunuh bakteri yang tidak diinginkan, senyawa alami ini secara praktis bertindak sebagai antibiotik alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Menahan Kentut Bisa Bikin Sakit Perut Hingga Maag!

Waspada, Menahan Kentut Bisa Bikin Sakit Perut Hingga Maag!

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 18:04 WIB

Kadar Vitamin K Disebut Bisa Tingkatkan Harapan Hidup pada Lansia

Kadar Vitamin K Disebut Bisa Tingkatkan Harapan Hidup pada Lansia

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 12:44 WIB

Bukan Otot atau Energi, Ke Mana Perginya Berat Badan saat Timbangan Turun?

Bukan Otot atau Energi, Ke Mana Perginya Berat Badan saat Timbangan Turun?

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 20:47 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB