7 Berita Menarik Terkait Deksametason, Obat Covid-19 yang Dijual Murah

Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2020 | 16:23 WIB
7 Berita Menarik Terkait Deksametason, Obat Covid-19 yang Dijual Murah
Dexamethasone alias deksametason disebut bermanfaat bagi pasien Covid-19. (Shutterstock)

4. Dexamethasone, Obat Murah yang Selamatkan Nyawa Pasien Corona

Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)

Berita baik datang dunia kesehatan dan farmasi. Setelah gagal menobatkan hidroksiklorokuin sebagai obat virus corona, kini peneliti Inggris mengumumkan dexamethasone sebagai obat murah yang bisa selamatkan nyawa pasien corona.

Menyadur BBC pada Rabu (17/06/2020), dexamethasone adalah pengobatan steroid dosis rendah yang bisa dipakai untuk melawan virus corona.

Baca selengkapnya

5. Peneliti Sebut Dexamethasone Bisa Turunkan Risiko Kematian akibat Covid-19

Ilustrasi obat. (Shutterstock)
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Virus corona Covid-19 telah menginfeksi hingga 8 juta orang di seluruh dunia. Para ilmuwan pun masih terus mencari vaksin yang tepat untuk melawan virus mematikan tersebut.

Di samping itu, NHS telah mendukung penggunakan steroid dexamethasone dalam pengobatan virus corona Covid-19. Obat itu telah dibuktikan mampu menurunkan risiko kematian akibat virus corona Covid-19 pada pasien yang menggunakan ventilator.

Baca selengkapnya

6. Dexamethasone Obat Pertama yang Terbukti Manjur Lawan Covid-19

Dexamethasone, obat yang terbukti manjur lawan Covid-19. [Shutterstock]
Dexamethasone, obat yang terbukti manjur lawan Covid-19. [Shutterstock]

Murah dan banyak tersedia di apotek, dexamethasone terbukti menjadi obat pertama di dunia yang terbukti bisa menyelamatkan nyawa pasien yang menderita Covid-19 di level parah.

Dexamethasone, yang banyak dijual di apotek dan toko online, diketahui bisa mengobati Covid-19 setelah diuji dalam sebuah eksperimen terbesar dunia untuk mencari obat melawan wabah yang disebabkan oleh virus corona Sars-Cov-2 tersebut.

Baca selengkapnya

7. Temukan Deksametason Obat Covid-19, WHO Ucapkan Selamat ke Inggris

Dexamethasone disebut manjur untuk pasien Covid-19 yang parah, bukan untuk yang bergejala ringan. [Shutterstock]
Dexamethasone disebut manjur untuk pasien Covid-19 yang parah, bukan untuk yang bergejala ringan. [Shutterstock]

Sebuah temuan heboh sekaligus menggembirakan disambut baik oleh Organisasi Kesehatan Dunia WHO terhadap uji klinis awal di Inggris tentang deksametason, kortikosteroid yang diklaim bisa menyelamatkan jiwa pasien kritis  penderita Covid-19.

Mengutip situs WHO, Rabu (17/6/2020) obat tersebut dipercaya ampuh mengobati pasien kritis Covid-19 yang menggunakan ventilator atau alat bantu pernafasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Mendadak Tarik Hidroksiklorokuin, Tak Manjur Jadi Obat Covid-19

Amerika Mendadak Tarik Hidroksiklorokuin, Tak Manjur Jadi Obat Covid-19

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 12:50 WIB

Kekurangan Pasien Untuk Uji Klinis, Fujifilm Undur Pembuatan Obat Covid-19

Kekurangan Pasien Untuk Uji Klinis, Fujifilm Undur Pembuatan Obat Covid-19

Health | Minggu, 07 Juni 2020 | 17:40 WIB

Studi Baru Sarankan Obat Covid-19 Menargetkan Dua Enzim pada Virus

Studi Baru Sarankan Obat Covid-19 Menargetkan Dua Enzim pada Virus

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 15:04 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB