Seorang Wanita AS Kembali Positif Covid-19, Umumkah Kondisi Ini?

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 19 Juni 2020 | 15:49 WIB
Seorang Wanita AS Kembali Positif Covid-19, Umumkah Kondisi Ini?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita asal Colorado, Amerika Serikat (AS) dirawat di rumah sakit minggu ini setelah dites positif Covid-19 untuk kedua kalinya.

Dilansir dari Fox News, wanita bernama Michele Hart itu pertama kali dinyatakan positif covid-19 pada bulan Mei lalu.

Dia mengatakan bahwa gejalanya telah "datang dan pergi". Dia pikir telah pulih sepenuhnya ketika dua tes berturut-turut kembali negatif.

Dia mengatakan beberapa gejalanya tidak hilang sehingga dia pergi ke perawatan darurat berpikir dia mungkin tertular flu atau radang tenggorokan.

Dia dites negatif untuk keduanya tetapi positif untuk Covid-19. "Virus ini sangat baru sehingga kita tidak memiliki data yang cukup," kata pakar kesehatan KUSA Dr. Payal Kohli.

"Dan saya sangat suka menyebut virus ini virus wildcard karena telah melakukan banyak hal yang mengejutkan para ilmuwan. banyak tingkatan," tambahnya.

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Kohli mengatakan kasus Hart menunjukkan bahwa beberapa pasien mungkin tidak pernah mengembangkan antibodi terhadap virus. Tetapi, tambahnya, tidak mengembangkan antibodi jarang terjadi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS sendiri telah menyebutkan bahwa idak ada jaminan usai terkena Covid-19 akan memberikan kekebalan pada pasien.

Dikutip dari The Guardian, bukti bahwa seseorang dapat terkena Covid-19 dua kali masih belum jelas. Masih terus diteliti apakah antibodi yang diproduksi oleh tubuh setelah infeksi dengan Covid-19 memberikan tingkat kekebalan tertentu dan dapat bertahan berapa lama.

baca juga

Dr Joshua Schiffer, seorang ahli penyakit menular di Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson di AS, menambahkan bahwa tanda-tanda infeksi ulang akan membutuhkan pemeriksaan terperinci.

"Saya belum melihat kasus pasti infeksi ulang yang dilaporkan dalam literatur ilmiah (sampai saat ini). Untuk benar-benar membuktikan infeksi ulang, dan membedakan dari pelepasan virus berkepanjangan terkait dengan infeksi pertama, akan membutuhkan pengurutan kedua virus pertama dan kedua dan menunjukkan bahwa kedua virus secara genetik berbeda," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa akan penting untuk melihat gejala dan berapa lama infeksi ulang berlangsung.

"Penting juga untuk mengenali bahwa dokumentasi dari satu atau beberapa reinfeksi Covid-19 tidak membuktikan bahwa ini adalah peristiwa yang umum dan penting secara epidemiologis," tambahnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Pionir, Perusahaan Ini Uji Coba Obat Covid-19 dari Plasma Sapi

Jadi Pionir, Perusahaan Ini Uji Coba Obat Covid-19 dari Plasma Sapi

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 14:58 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Memicu Mysophobia, Kenali Tanda-tandanya!

Virus Corona Covid-19 Bisa Memicu Mysophobia, Kenali Tanda-tandanya!

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 15:11 WIB

Pandemi Virus Corona Bisa Picu Mysophobia, Apa Itu?

Pandemi Virus Corona Bisa Picu Mysophobia, Apa Itu?

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 15:03 WIB

Terkini

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×