Kasus Covid-19 Global Meningkat, Para Pakar Mulai Pesimis

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 22 Juni 2020 | 14:30 WIB
Kasus Covid-19 Global Meningkat, Para Pakar Mulai Pesimis
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Enam bulan berlalu, pandemi virus corona mulai membuat negara-negara membuka pembatasan wilayah, meskipun kasus global masih terus meningkat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), melaporkan peningkatan kasus Covid-19 harian tertinggi pada Minggu (21/6/2020). Pada laporan itu, WHO mencatat ada lebih dari 183.000 kasus baru dalam waktu 24 jam.

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), kondisi tersebut membuat banyak ahli epidemiologi dan spesialis enggan memberikan kepastian soal kapan pandemi akan berakhir atau kapan munculnya gelombang kedua.

"Selama enam bulan ke depan, kita bisa melihat sebanyak mungkin kasus yang telah kita lihat dalam enam bulan pertama atau bahkan dalam keadaan yang lebih ekstrem," kata John Mathews, seorang profesor kehormatan di Sekolah Kependudukan dan Kesehatan Global Universitas Melbourne.

"Itu tergantung pada seberapa responsif orang dan pemerintah," kata Mathews, mantan wakil kepala medis untuk pemerintah Australia.

Michael Osterholm, direktur Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular di Universitas Minnesota lebih blak-blakan. Dia bahkan mengatakan orang-orang harus menyadari bahwa mereka berada pada tahap awal, belum mendekati 60 hingga 70 persen tingkat herd immunity yang diperlukan untuk menghentikan penyebaran pandemi.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

"Dunia perlu bangun dan memahami bahwa pandemi sebelumnya sering membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk sepenuhnya pergi, jadi mengapa kita masih berpikir bahwa ini adalah pengalaman empat bulan?" kata Osterholm.

Herd immunity mengacu pada titik di mana kira-kira dua pertiga dari populasi telah terpapar virus atau telah divaksinasi yang disebut mampu menghambat transmisi patogen. Namun, batas waktu vaksin tetap tidak jelas dan tes antibodi menunjukkan bahwa di daerah yang terpukul parah sekalipun, populasi tidak mendekati ambang herd immunity.

"Pikirkan semua rasa sakit, penderitaan, dan gangguan ekonomi yang telah terjadi dan itu hanya sampai 5 persen dari populasi dan kita perlu mencapai 60 hingga 70 persen," kata Osterholm.

baca juga
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Meski demikian, beberapa negara telah mulai membuka pembatasan. Skema pembukaan sendiri telah mambuat beberapa negara yang sudah pulih kembali memiliki kasus. Beijing, Korea Selatan, hingga Selandia Baru adalah contoh negara yang telah berhasil menangani Covid-19 tapi kembali mendapatkan kasus setelah melonggarkan pembatasan.

Mathews menyatakan, meski realitas sosial dan kapasitas perawatan kesehatan ditentukan oleh pemerintah namun keinginan individu dan publik juga sangat diperlukan.

"Karena langkah-langkahnya santai, Anda akan melihat tingkat penurunan rata atau dalam keadaan lebih ekstrim, jika orang menyerah pada jarak sosial, maka Anda akan mendapatkan gelombang kedua," kata Mathews.

"Saya ingin menjadi optimis, tetapi tidak ada yang tahu," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-Sama Demam, Begini Cara Bedakan Gejala Covid-19 dan DBD

Sama-Sama Demam, Begini Cara Bedakan Gejala Covid-19 dan DBD

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 13:54 WIB

Bertambah Hingga 500 Kasus Per Hari, 68.000 Orang Indonesia kena DBD

Bertambah Hingga 500 Kasus Per Hari, 68.000 Orang Indonesia kena DBD

News | Senin, 22 Juni 2020 | 13:48 WIB

69 Wisatawan Puncak Bogor Reaktif Covid-19, Mayoritas dari Jakarta

69 Wisatawan Puncak Bogor Reaktif Covid-19, Mayoritas dari Jakarta

Jabar | Senin, 22 Juni 2020 | 13:54 WIB

Terkini

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Siswa SD hingga SMA Belajar Coding dan Robotik, Pembelajaran Teknologi Makin Diperkuat

Siswa SD hingga SMA Belajar Coding dan Robotik, Pembelajaran Teknologi Makin Diperkuat

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:24 WIB

5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan

5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Muktamar NU 'Haramkan' Ketum & Rais Aam Rangkap Jabatan Politik: Drama Alot yang Berakhir Manis

Muktamar NU 'Haramkan' Ketum & Rais Aam Rangkap Jabatan Politik: Drama Alot yang Berakhir Manis

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Grib Jaya Akui Hercules Hadir di Titik Ricuh Demo 27 Agustus: Pantau dan Jaga Kondusivitas

Grib Jaya Akui Hercules Hadir di Titik Ricuh Demo 27 Agustus: Pantau dan Jaga Kondusivitas

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Rutin Tiap Tahun, Thailand Kirim Film 9 Temples to Heaven ke Oscar 2027

Rutin Tiap Tahun, Thailand Kirim Film 9 Temples to Heaven ke Oscar 2027

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas

Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Sisa 2 Bulan Bahas RUU Ketenagakerjaan, Buruh Ancam Tolak Jika Hasilnya Mengecewakan!

Sisa 2 Bulan Bahas RUU Ketenagakerjaan, Buruh Ancam Tolak Jika Hasilnya Mengecewakan!

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Ada Duka di Bawah Telapak Kaki Ibu: Mengurai Bahasa Cinta yang Berbeda, Segera Difilmkan

Ada Duka di Bawah Telapak Kaki Ibu: Mengurai Bahasa Cinta yang Berbeda, Segera Difilmkan

Entertainment | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Bukan Cuma Tampang, Ini Fitur Rahasia Suzuki XL7 yang Bikin Pemesanan Tembus 1.300 Unit

Bukan Cuma Tampang, Ini Fitur Rahasia Suzuki XL7 yang Bikin Pemesanan Tembus 1.300 Unit

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:00 WIB

×