Sama-Sama Demam, Begini Cara Bedakan Gejala Covid-19 dan DBD

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 22 Juni 2020 | 13:54 WIB
Sama-Sama Demam, Begini Cara Bedakan Gejala Covid-19 dan DBD
Ilustrasi demam. (Shutterstock)

Suara.com - Demam tinggi menjadi gejala paling umum yang biasa terjadi jika terinfeksi penyakit yang disebabkan virus. Hal itu pula yang terjadi pada pasien Covid-19 maupun pasien demam berdarah atau DBD.

Meski disebabkan oleh virus yang berbeda, orang yang terinfeksi Covid-19 atau DBD akan mengalami demam tinggi selama beberapa hari. Meski begitu, DBD masih memiliki gejala spesifik yang tidak terjadi pada pasien Covid-19.

"Biasanya keluhannya demam tinggi mendadak, kadang bisa disertai muka merah, nyeri kepala, nyeri pada belakang mata, pendarahan mendadak, itu yang tidak ada pada Covid. Pendarahan seperti mimisan," kata ahli infeksi dan pedriati tropik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dr. Mulya Rahma Karyanti, SpA(K) dalam siaran virtual melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (22/6/2020).

Mulya menjelaskan, DBD disebabkan karena virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti. Orang yang terinfeksi akan mengalami fase kritis pada hari ketiga, jika tidak segera dibawa ke rumah sakit, jelas Mulya. Fase kritis itu terjadi lantaran pasien kekurangan cairan.

"Obat DBD sebenarnya cairan. Jadi kalau hari ketiga dia tidak minum, kita menyebutnya warning sign, (demam) tidak turun, kemudian dia lemas, pendarahan spontan, ada pembesaran ulu hati, penumpukan cairan sama trombosit yang makin turun, itu khas sekali bahaya DBD. Yang bahaya di hari ketiga itu kita sebut fase kritis," paparnya.

Kondisi terparah bisa menyebabkan kebocoran di pembuluh darah. Akibatnya akan ada cairan yang keluar, kemudian aliran darah ke otak berkurang sehingga menyebabkan tubuh lemas.

Mulya mengingatkan, jika gejala warning sign itu terjadi, sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit. Demam tinggi yang terjadi lebih dari dua hari juga harus diwaspadai.

"Biasanya penyakit khas virus itu demam tinggi. Kalau demam 2-3 hari nggak turun, segera dibawa ke rumah sakit. Pada DBD gejala batuk memang bisa terjadi, tapi hanya 10-15 persen, dan tidak sesak, tidak seperti Covid-19. Lebih demam dan pendarahan kulit yang harus diwaspadai," jelasnya.

Tidak seperti Covid-19 yang lebih berisiko tinggi mudah menginfeksi orang lanjut usia dan pasien penyakit penyerta, Mulya mengatakan DBD bisa terjadi pada jenjang umur berapa pun. Hanya saja, beberapa belakangan lebih banyak terjadi pada remaja dan dibawa ke rumah sakit telah pada fase kritis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 Berisiko Terinfeksi DBD, Ini Penyebabnya

Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 Berisiko Terinfeksi DBD, Ini Penyebabnya

News | Senin, 22 Juni 2020 | 13:28 WIB

Di Tengah Pandemi, Kasus Demam Berdarah Bertambah Hingga 500 Kasus Per Hari

Di Tengah Pandemi, Kasus Demam Berdarah Bertambah Hingga 500 Kasus Per Hari

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 11:00 WIB

Berpikir Kena Covid-19 Setiap Kali Merasa Demam? Awas Gejala Psikosomatik

Berpikir Kena Covid-19 Setiap Kali Merasa Demam? Awas Gejala Psikosomatik

Health | Minggu, 21 Juni 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:46 WIB

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan

Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:34 WIB

Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks

Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×