Bukan Diet, Ini Tips Tangani Anak Obesitas di Rumah

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 23 Juni 2020 | 06:30 WIB
Bukan Diet, Ini Tips Tangani Anak Obesitas di Rumah
Ilustrasi: obesitas anak. (Shutterstock)

Suara.com - Obesitas bisa terjadi pada siapa saja tak peduli orang dewasa atau pun anak-anak. Pada orang dewasa, obesitas bisa saja diatasi dengan melakukan diet sehat.

Tetapi anak di bawah usia 18 tahun yang mengalami obesitas tidak dianjurkan melakukan diet lantaran masih dalam masa pertumbuhan.

Oleh karena itu cara yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk mengatasi anak yang obesitas adalah dengan mengatur asupan makannya.

Cegah Obesitas Pada Anak ( shutterstock )
Ilustrasi: Obesitas Anak ( shutterstock )

"Mengatur cara mengolah masakan dan porsi makan juga jam makan. Karena kalau orang kelebihan berat badan sebenarnya lebih ke cemilan dan minuman manisnya. Makan beratnya sih mungkin biasa aja," kata Ahli gizi Leona Victoria dalam siaran langsung bersama Instagram Ayah & Bunda, Senin (22/6/2020).

Leona menyarankan bahwa anak obesitas tetap boleh makan enam kali sehari dengan pola selang-seling antara tiga kali makan berat dan tiga kali cemilan. Selingan itu dilakukan per tiga jam sekali.

Namun salah satu yang harus diperhatikan, menurut Leona, ialah cara pengolahan masakan.

"Bisa dilakukan memilih cara memasak yang lebih sehat. Hindari gorengan itu sudah pasti, kurangi asupan garam karena berat badan akan bertambah dan bisa memperparah hipertensi. Porsi makan dan jam makan harus teratur per tiga jam. Tiga kali makan berat, tiga kali snack time. Tetap boleh makan enam kali sehari tapi porsinya jangan nambah," paparnya.

Ia menganjurkan untuk menerapkan porsi seimbang pada piring anak dengan memberikan seperempat piring sumber karbohidrat, seperempat protein, dan setengah piring sayur.

Di samping itu, memberikan camilan pada anak juga sebaiknya yang sehat.

"Jangan gorengan, keripik, atau roti isi cokelat. Tapi misalnya susu rendah lemak, sayur atau buah. Anak-anak juga harus aktivitas fisik. Yang diperhatikan dua hal itu makanan dan aktivitas fisik," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Obesitas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Jangan Dianggap Remeh!

Gejala Obesitas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Jangan Dianggap Remeh!

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 17:38 WIB

Studi: Cukup Tidur Kunci Utama Cegah Kegemukan dan Obesitas

Studi: Cukup Tidur Kunci Utama Cegah Kegemukan dan Obesitas

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 18:15 WIB

Orang Obesitas Rentan Terinfeksi Covid-19, Tapi Ahli Tak Sarankan Diet

Orang Obesitas Rentan Terinfeksi Covid-19, Tapi Ahli Tak Sarankan Diet

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 07:38 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB