Darah Kental Jadi Penyebab Keguguran pada Ashanty, Apa Itu?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 23 Juni 2020 | 21:07 WIB
Darah Kental Jadi Penyebab Keguguran pada Ashanty, Apa Itu?
Anang Hermansyah dan Ashanty [Suara.com/Evi Ariska]

Suara.com - Sebelum melahirkan kedua buah hatinya, istri dari Anang Hermansyah, Ashanty, ternyata pernah mengalami keguguran sebanyak tiga kali.

Beberapa kali diperiksa, dokter menyebut penyebab keguguran yang dialaminya adalah karena kelelahan dan kandungan yang lemah. Namun, pada kasus keguguran ketiga, Ashanty didiagnosis dengan darah kental.

"Yang ketiga, aku bukannya mau mengucilkan siapa-siapa ya. Ternyata aku keguguran hamil pertama, kedua itu kenapa? Karena aku punya kekentalan darah dan nggak ada yang tahu," kata Ashanty, dalam channel YouTube Daniel Mananta, Senin (23/6/2020).

Darah kental atau hiperkoagulasi, dapat disebut dengan trombofilia, adalah kecenderungan seseorang untuk mengembangkan gumpalan darah atau pembekuan darah.

Berdasarkan laman Kementerian Kesehatan Indonesia, penderita kondisi ini sangat mudah mengalami penggumpalan darah atau pembekuan darah (trombosis).

Ashanty [Instagram]
Ashanty [Instagram]

"Pembekuan darah sebenarnya hal normal ketika terjadi luka, karena untuk menghentikan perdarahan. Namun pada penderita hiperkoagulasi, hal tersebut terjadi secara abnormal atau berlebihan. Secara umum darah kental disebabkan adanya kerusakan pada pembuluh darah atau pada sel darahnya," tulis Kemenkes.

Ibu hamil yang menderita hiperkoagulasi berisiko mengalami keguguran berulang.

Sebuah penelitian tentang hubungan kehamilan dan darah kental, yang dilakukan oleh Michael J Kupferminc dari Department of Obstetrics and Gynecology di Lis Maternity Hospital, menunjukkan wanita dengan trombofilia berisiko tinggi mengalami keguguran.

"Wanita dengan trombofilia berada pada risiko mengalami trombosis selama kehamilan dan efek samping ibu dan janin yang merugikan. Perubahan protrombotik dan trombosis dapat mengganggu kontak antara plasenta dan sirkulasi ibu ke janin, proses ini yang menyebabkan keguguran," tulis peneliti.

"Ini mungkin menjelaskan banyaknya kasus keguguran berulang yang sebelumnya tidak dapat dijelaskan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keguguran Sampai 3 Kali, Ashanty Ungkap Penyebabnya

Keguguran Sampai 3 Kali, Ashanty Ungkap Penyebabnya

Jogja | Selasa, 23 Juni 2020 | 20:10 WIB

Ashanty Ungkap Menderitanya Awal Terserang Penyakit Meningitis

Ashanty Ungkap Menderitanya Awal Terserang Penyakit Meningitis

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2020 | 17:20 WIB

Ashanty Idolai Lee Min Ho - Brad Pitt, Danie Mananta: Kenapa Pilih Anang?

Ashanty Idolai Lee Min Ho - Brad Pitt, Danie Mananta: Kenapa Pilih Anang?

Entertainment | Senin, 22 Juni 2020 | 19:46 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB