alexametrics

Masukkan Kayu Manis dalam Makanan, Terbukti Ampuh Kontrol Gula Darah!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Masukkan Kayu Manis dalam Makanan, Terbukti Ampuh Kontrol Gula Darah!
Kayu Manis (shutterstock)

Kayu manis adalah rempah-rempah yang bisa membantu mengontrol kadar gula darah bagi penderita diabetes tipe 2.

Suara.com - Diabetes tipe 2 adalah suatu kondisi kronis yang mana kadar gula darah meningkat tak terkontrol. Dalam tubuh yang sehat, gula darah diatur oleh insulin, hormon yang dilepaskan oleh pankreas.

Namun dalam tubuh penderita diabetes, pankreas tidak menghasilkan cukup insulin untuk memeriksa kadar gula darah atau sel-sel tubuh tidak bisa bereaksi terhadap insulin.

Untungnya dilansir dari Express, Anda masih bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan mengontrol kadar gula darah dengan memodifikasi makanan sehari-hari. Karena, makanan tertentu terbukti ampuh dalam meningkatkan sensitivitas insulin.

Salah satunya, kayu manis sebagai rempah-rempah yang sudah lama digunakan sebagai pengobatan alami. Kayu manis dipercaya mampu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi gula darah tinggi.

Baca Juga: Studi: Nyamuk Tidak Bisa Tularkan Virus Corona

Sebab, kayu manis memiliki senyawa tanaman yang diyakini bertanggung jawab atas efek penurunan gula darah.

Ilustrasi diabetes (Foto: shutterstock)
Ilustrasi diabetes (Foto: shutterstock)

Sebuah studi pun menunjukkan bahwa kayu manis bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin dengan membantu reseptor glukosa pada sel otot menjadi lebih efisien dalam mengangkut gula ke dalam sel.

Menariknya, beberapa penelitian telah menemukan bahwa kayu manis mengandung senyawa yang bisa meniru insulin dan bertindak langsung pada sel.

Satu meta-analisis menemukan mengonsumsi satu hingga tiga sendok teh kayu manis setiap hari secara signifikan mengurangi kadar gula darah jangka pendek dan jangka panjang.

Studi ini juga menemukan bahwa rempah-rempah secara signifikan mengurangi kadar kolesterol pada partisipan. Baik kadar gula darah tinggi atau kolesterol, zat lemak yang ditemukan dalam darah Anda berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit jantung.

Baca Juga: CDC Tambahkan Tiga Gejala Baru Virus Corona Covid-19, Apa Saja?

Jadi, meningkatkan pola makan merupakan bagian integral dari pengelolaan kadar gula darah dan membawa manfaat langsung maupun tidak langsung.

Komentar