Temuan Baru, Mikroplastik Ditemukan pada Buah Apel dan Wortel

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 26 Juni 2020 | 22:26 WIB
Temuan Baru, Mikroplastik Ditemukan pada Buah Apel dan Wortel
Buah apel dalam jaring. (Shutterstock)

Suara.com - Tanpa disadari, mikroplastik telah mengontaminasi banyak buah dan sayuran yang bisa memengaruhi kesehatan. Hal inilah yang perlu kita perhatikan ketika mengonsumsi buah dan sayuran.

Menurut Maria Westerbos dalam Journal of Environmental Research, apel adalah buah yang paling terkontaminasi oleh mikroplastik. Sedangkan wortel termasuk golongan sayuran yang paling banyak terkontaminasi.

"Selama bertahun-tahun kami telah mengetahui tentang plastik pada krustasea dan ikan. Tetapi, ini adalah pertama kali kami mengetahuinya dalam sayuran," jelas Maria Westerbos dikutip dari Express.

Jika mikroplastik itu mengontaminasi sayuran, artinya segala sesuatu yang kita makan juga terkontaminasi plastik, seperti daging atau produk susu.

Laporan tentang mikroplastik pada buah dan sayur ini pun menyerukan peninjauan terhadap efek dari mikroplastik terhadap kesehatan.

Wortel. (shutterstock)
Wortel. (shutterstock)

Sementara itu, studi kedua dalam jurnal Nature Sustainability menemukan plastik yang disedot dengan air melalui sistem akar tanaman pangan.

Para peneliti menemukan mikroplastik menembus akar tanaman selada dan gandum. Kemudian mikroplastik diangkut ke bagian tanaman yang bisa dimakan di atas permukaan tanah.

Sayuran akar seperti wortel, lobak dan sayuran berdaun seperti selada adalah kelompok sayuran yang paling berisiko terkontaminasi mikroplastik.

Selama beberapa dekade, para ilmuwan percaya partikel plastik terlalu besar untuk melewati penghalang jaringan tanaman. Tapi, temuan baru ini menimbulkan keraguan serius atas keamanan makanan yang kita konsumsi.

"Diet lima hari mikroplastik dan bahan kimia beracun bukanlah yang diperintahkan oleh Dokter. Saya meminta penyelidikan segera tentang bahaya racun mikroplastik untuk kesehatan," jelas Sian Sutherland, salah satu pendiri kelompok kampanye lingkungan A Plastic Planet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apel Berubah Warna Kecoklatan Setelah Dipotong, Ternyata Ini Penyebabnya

Apel Berubah Warna Kecoklatan Setelah Dipotong, Ternyata Ini Penyebabnya

Jatim | Kamis, 18 Juni 2020 | 10:45 WIB

Terungkap, Ini Sebab Daging Apel Berubah Kecokelatan Setelah Dipotong

Terungkap, Ini Sebab Daging Apel Berubah Kecokelatan Setelah Dipotong

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2020 | 15:05 WIB

Peneliti Thailand Ciptakan Bungkus Makanan Ramah Lingkungan dari Wortel

Peneliti Thailand Ciptakan Bungkus Makanan Ramah Lingkungan dari Wortel

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 21:56 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB